Feyenoord mungkin tidak membutuhkannya. Ia akan terus berkembang dan kemudian bisa seperti pemain Jepang lainnya yang pindah ke Premier League," tambahnya.

>>> Ilmuwan Terpesona oleh 'Naga Mini' Misterius di Hutan Kalimantan

Analis itu menyimpulkan penilaiannya dengan membandingkan gaya langsung Sano dengan gelandang internasional terkenal lainnya.

"Yang ia lakukan dengan sangat baik, dan Bosz pasti melihatnya, adalah ia sudah berpikir ke depan sebelum menerima bola.

Ia tidak akan menjadi 'postbode' seperti Frenkie de Jong. Ia bisa langsung mengoper bola.

Di bawah Bosz, hal itu sangat penting di posisi tersebut," kata De Mos.

Sementara PSV bergerak di bursa transfer, profil pemain ini semakin naik pada 29 Juni 2026, ketika kakaknya, Kaishu Sano, mendapat pujian luas di media sosial setelah mencetak gol jarak jauh untuk Jepang melawan Brasil.

Perdebatan internal di PSV terus berlanjut saat klub berusaha mencapai keseimbangan antara kesuksesan olahraga langsung dan menjaga jalur yang jelas bagi lulusan akademi.

"PSV mencoba menyeimbangkan antara pengalaman dan aliran pemain muda saat menyusun skuad," lapor Eindhovens Dagblad.

Koran regional itu mencatat bahwa klub sengaja menghindari hanya mengandalkan pemain muda, dan memprioritaskan individu yang telah memiliki banyak penampilan profesional.

"Di Eindhoven, ada keyakinan bahwa ia bisa menjadi nilai tambah, tetapi juga ada suara bahwa ia mungkin menghalangi Fernandez," lapor Eindhovens Dagblad.

Manajer Peter Bosz sebelumnya menyatakan pandangan tegasnya mengenai komposisi skuad, menekankan bahwa ia tidak akan mengambil risiko kehilangan kendali atas perebutan gelar karena terlalu bergantung pada pemain muda yang belum berpengalaman.

>>> Mengapa Ilmuwan Mengawasi Supervolcano yang Gelisah Ini

"Oleh karena itu, direktur teknis Earnest Stewart dan direktur umum Marcel Brands fokus pada pemain yang telah membuktikan diri bisa tampil di level tinggi," tegas Bosz.