Supervolcano adalah gunung berapi raksasa yang mampu menghasilkan letusan dahsyat, menyemburkan setidaknya 1.000 kilometer kubik material vulkanik.

Di seluruh dunia, ada sekitar 20 sistem seperti ini, dan beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda kegelisahan.

>>> Cara Cek Daftar Penerima Bansos PKH dan Sembako Tahap 3 Tahun 2026 Secara Mandiri

Salah satu yang paling dipantau adalah Campi Flegrei di Italia. Berbeda dengan gunung berapi biasa, Campi Flegrei berbentuk kaldera raksasa selebar 13 kilometer.

Kota Pozzuoli dan sebagian barat Napoli berada tepat di dalam kawahnya.

Letusan terbesarnya terjadi 36.000 tahun lalu, menyebarkan abu ke seluruh Mediterania dan memicu musim dingin vulkanik yang menurunkan suhu di Eropa timur hingga 9°C.

Letusan kecil terakhir terjadi pada 1538.

Tanda-Tanda Kegelisahan Campi Flegrei

Sejak 2005, dasar kaldera Campi Flegrei naik sekitar 1,4 meter, disertai gempa bumi kecil yang hampir konstan.

Pada 21 Mei 2026, gempa magnitudo 4,4 mengguncang wilayah itu, bagian dari lebih dari 1.200 gempa dalam beberapa minggu sebelumnya.

Gempa tersebut menyebabkan warga mengungsi, mengingatkan pada gempa magnitudo 4,6 pada Juni 2025 yang merupakan gempa terkuat di area itu dalam 40 tahun.

Para ilmuwan khawatir fase pengangkatan tanah saat ini berbeda dari siklus sebelumnya.

Profesor Christopher Kilburn dari University College London mengatakan, "Jika tanah terus naik cukup lama, kerak bumi pada akhirnya harus menyerah."

Ia menambahkan bahwa ketidakpastian besar adalah seberapa banyak lagi kerak dapat meregang.

Sebuah studi di Communications Earth & Environment oleh peneliti Universitas Pisa dan GFZ Helmholtz Centre menemukan sinyal seismik periode sangat panjang di bawah Campi Flegrei.