Video game terbukti mampu menjadi alat promosi pariwisata yang efektif. Setelah kesuksesan Ghost of Yotei, kawasan Yotei di Hokkaido, Jepang, kini bersiap menyambut lonjakan wisatawan.

Menurut laporan Nikkei, Niseko, kota resor ski di area tersebut, telah menjalin kesepakatan dengan Sony melalui perusahaan pihak ketiga untuk memproduksi lini merchandise Ghost of Yotei.

>>> Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 Rilis Edisi Switch 2 pada 29 Oktober

Produk pertama dari kerja sama ini adalah serangkaian barang kayu buatan Kumagera Seisakusho, produsen gantungan kunci, magnet kulkas, dan produk lain yang menggunakan kayu lokal.

Barang-barang tersebut, termasuk lencana pin, dihiasi dengan simbol-simbol yang terkait dengan game dunia terbuka berlatar sejarah itu. Tersedia cukup banyak pilihan yang diharapkan dapat menarik minat kolektor.

Seorang perwakilan Niseko mengatakan kepada Nikkei bahwa mereka berharap game ini menginspirasi lebih banyak orang untuk berkunjung setelah melihat area tersebut melalui berbagai musim dalam game.

Ini menjadi lapisan baru dalam hubungan positif antara pengembang Sucker Punch dan industri pariwisata Jepang.

>>> PSV Eindhoven Incar Gelandang NEC Nijmegen Kodai Sano di Bursa Transfer

Pendahulu Ghost of Yotei, Ghost of Tsushima, juga menyebabkan lonjakan wisatawan ke lokasi pulau yang menjadi latarnya.

Perekonomian lokal saat itu menikmati peningkatan berkat tur berpemandu dan merchandise yang terkait dengan game. Bahkan, pimpinan Sucker Punch sempat menjadi duta wisata.

Ke mana arah seri Ghost selanjutnya mungkin menjadi pilihan yang hangat, karena daerah lain pasti mulai memperhatikan efek ikutan ini.

>>> Real Madrid Pertahankan Endrick untuk Musim Depan di Bawah Mourinho

Yang jelas, game-game tersebut telah berhasil menempatkan dua lokasi di Jepang dalam daftar kunjungan wajib para penggemar.