Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian nasional.

Hal ini didorong melalui ekosistem yang saling terintegrasi, tidak hanya fokus pada pengembangan destinasi wisata, tetapi juga konektivitas transportasi, layanan hospitality, hingga dukungan sektor keuangan.

in1

>>> Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Incar Jorge Jesus sebagai Pelatih Baru

Sepanjang 2026, Indonesia mencatat lebih dari 15,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Perjalanan wisata domestik juga terus menunjukkan tren positif, mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai daerah, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, hingga UMKM.

Pengembangan Destinasi Unggulan

Melalui sinergi BUMN, sejumlah destinasi wisata terus dikembangkan sesuai karakteristik masing-masing.

Taman Wisata Candi difokuskan sebagai kawasan heritage tourism yang mengedepankan wisata sejarah, budaya, spiritual, serta penyelenggaraan agenda seni.

The Mandalika memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan MotoGP, World Superbike, Asia Road Racing Championship, dan ajang olahraga internasional lainnya.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berkembang sebagai pusat wisata budaya, edukasi, dan keluarga. Setelah revitalisasi, tingkat kunjungan ke TMII meningkat hingga 4,4 kali lipat.

Penguatan sektor pariwisata juga didukung oleh konektivitas antarmoda transportasi yang dikelola ekosistem BUMN.

InJourney Airports memperluas akses penerbangan menuju destinasi unggulan seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, dan Labuan Bajo.

>>> Daftar Acara Trans TV Senin, 29 Juni 2026 Ada Film Bioskop, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Nonton

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjadi tulang punggung mobilitas wisatawan menuju kawasan wisata di Pulau Jawa, termasuk Borobudur, Prambanan, Solo, dan Yogyakarta.

Pelindo, ASDP, dan PELNI memastikan konektivitas antarpulau melalui layanan pelabuhan, penyeberangan, dan transportasi laut yang mendukung mobilitas wisatawan maupun distribusi logistik.