Pengelola pusat perbelanjaan mengakui masyarakat mulai menahan belanja di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Karena itu, strategi pemasaran kini juga menyasar anak-anak sebagai daya tarik agar keluarga tetap berkunjung ke mal.

in1

>>> Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk

Hal ini diungkapkan Deputy General Manager Marketing Kota Kasablanka, Sherly Nayoan, saat merilis Pororo Carnival: Colorful Garden Adventure.

Acara tersebut berlangsung pada 12 Juni hingga 5 Juli 2026 bertepatan dengan musim liburan sekolah.

Sherly mengatakan kehadiran Pororo Carnival secara gratis diharapkan menjadi daya tarik bagi orang tua untuk mengajak anak berkunjung ke mal.

Untuk pertama kalinya, Pororo bersama lima sahabatnya hadir di Indonesia.

Melalui strategi ini, perputaran ekonomi di pusat perbelanjaan diharapkan tetap bergeliat.

Sebab, ketika orang tua membawa anak ke mal, mereka cenderung melakukan one stop shopping, mulai dari menikmati hiburan, makan, hingga berbelanja kebutuhan.

“Baik ayah maupun ibu, kalau membawa anak ke Kokas, biasanya mereka akan makan, minum, bermain, hingga berbelanja. Jadi konsepnya one stop shopping,” ujar Sherly.

>>> Kapan Drakor Reborn Rookie Episode 11-12 Tayang? Berikut Jadwal, Spoiler dan Link Bukan LK21 tapi di KST

Sherly menambahkan, ketika seorang anak menginginkan sesuatu di mal, orang tua umumnya akan lebih sulit menolak permintaan tersebut.

Termasuk saat anak ingin bertemu karakter favoritnya seperti Pororo.

Menurutnya, pilihan itu tetap dilakukan meski kondisi ekonomi sedang bergejolak.

Namun, orang tua tetap menyesuaikan pengeluaran dengan kondisi keuangan keluarga di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

“Mereka juga tetap perlu mengajak anak-anak ke toko. Tinggal disesuaikan saja dengan kemampuan belanjanya,” kata Sherly.