Daftar Bansos yang Cair Juli 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial pada Juli 2026. Program ini menyasar keluarga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan.
Beberapa program yang masih berjalan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN).
Rincian Bantuan Sosial Juli 2026
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin dengan kategori tertentu.
Besaran bantuan bervariasi sesuai kategori: ibu hamil Rp3.000.000 per tahun, anak usia dini Rp3.000.000 per tahun, siswa SD Rp900.000 per tahun, siswa SMP Rp1.500.000 per tahun, siswa SMA Rp2.000.000 per tahun, penyandang disabilitas berat Rp2.400.000 per tahun, lansia di atas 60 tahun Rp2.400.000 per tahun, dan korban pelanggaran HAM berat Rp10.800.000 per tahun.
BPNT atau Kartu Sembako memberikan saldo elektronik Rp200.000 per bulan untuk membeli bahan pangan di tempat yang ditentukan.
Mulai 2026, penerima hanya dari desil 1 hingga 4, sedangkan desil 5 tidak lagi masuk.
PKH dan BPNT disalurkan dalam empat tahap setahun. Juli 2026 merupakan awal tahap ketiga (Juli–September).
PIP adalah bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu.
Besarannya: SD Rp450.000 per tahun, SMP Rp750.000 per tahun, SMA/SMK hingga Rp1.800.000 per tahun.
Dana disalurkan melalui rekening SimPel di BRI (SD/SMP) dan BNI (SMA/SMK).
PBI JKN membayarkan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin sebesar Rp42.000 per orang per bulan dari APBN.
Peserta tetap bisa mendapat layanan kesehatan tanpa membayar iuran.
Aturan Terbaru Penerima Bansos 2026
Kemensos memperbarui data penerima setiap tiga bulan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut perubahan daftar penerima adalah hal normal sesuai kondisi lapangan.
Pada triwulan kedua, pemerintah menambahkan sekitar 470 ribu keluarga penerima manfaat baru. Pembaruan data dilakukan bersama BPS dan pemerintah daerah melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Update Terbaru
Presiden Korsel Ikut Kritik, Pelatih Hong Myung-bo Resmi Mundur
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
Nagelsmann Peringatkan Jerman agar Tak Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
Bacaan Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
PDIP, Golkar, dan PKB Jatuhkan Sanksi ke Kader DPRD yang Intimidasi Dokter Icha
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
Koeman dan Van Dijk Satu Suara: Hancurkan Maroko di Piala Dunia 2026
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
Indonesia dan Singapura Teken Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup
Senin / 29-06-2026, 20:21 WIB
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online: Spam Bot di Medsos Naik 128 Persen
Senin / 29-06-2026, 20:19 WIB
Mengapa Kiehl's Tetap Jadi Andalan Para Beauty Enthusiast?
Senin / 29-06-2026, 20:18 WIB
China Bangun Rel Kereta 1.800 Km di Gurun Gobi untuk Dominasi Rantai Pasok Mineral
Senin / 29-06-2026, 20:18 WIB
Mark Lee NCT Dapat Reaksi Beragam soal Gaya di Thailand, Label Minta Maaf atas Kontroversi Kaos
Senin / 29-06-2026, 20:15 WIB
Yoon Eun-hye Akui 14 Tahun Tak Pacaran, Suami Anggota Baby V.O.X Bangkitkan Minatnya pada Cinta
Senin / 29-06-2026, 20:15 WIB
Trump Minta Dana Rp15 Triliun untuk Pensiunan Delphi yang Terdampak Kebangkrutan GM
Senin / 29-06-2026, 20:14 WIB
Mazda Yakin Pasar SUV Masih Akan Tumbuh, Sedan Makin Terpinggirkan
Senin / 29-06-2026, 20:14 WIB
Samsung Dikabarkan Kembangkan Ponsel Rollable, Siap Rilis 2028
Senin / 29-06-2026, 20:14 WIB






