Setelah sukses dengan ponsel lipat, Samsung dikabarkan mulai menggarap ponsel rollable.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Samsung telah memulai pengembangan perangkat dengan layar yang bisa digulung dan berencana memasarkannya secara komersial.

>>> Samsung Investasi Rp 2.665 Triliun untuk Infrastruktur AI

Konsep ponsel rollable sebenarnya bukan hal baru.

LG pernah memamerkan LG Rollable di CES 2021, namun rencana itu kandas setelah LG keluar dari bisnis ponsel.

Oppo juga sempat memperkenalkan Oppo X pada 2021, tetapi belum ada produk komersial yang berhasil.

Rumor tentang ponsel rollable Samsung sudah beredar sejak beberapa tahun lalu, namun belum ada realisasi.

Tantangan utamanya adalah kemajuan signifikan dan penurunan biaya komponen inti seperti panel layar, serta masalah rekayasa rumit lainnya.

Menurut laporan dari Korea Selatan, Samsung Display saat ini tengah dalam diskusi lanjutan untuk memasok panel OLED rollable ke divisi ponsel Samsung.

Jika semuanya berjalan lancar, ponsel rollable bermerek Galaxy bisa hadir pada paruh pertama 2028.

Peluncuran tersebut akan menjadi momen bersejarah bagi Samsung karena bertepatan dengan peringatan sepuluh tahun lini ponsel lipat Galaxy.

Pertanyaannya, apakah Samsung akan mampu menghadirkan produk yang berbeda dari para pendahulunya yang gagal?

>>> Sapi Terlupakan di Pulau Terpencil Bertahan 130 Tahun, Ilmuwan Terpesona

Samsung pernah menghadapi skeptisisme serupa saat memasuki segmen ponsel lipat pada 2019. Langkah berani Samsung justru berhasil membawa faktor bentuk ini menjadi sorotan.

Kini, ponsel lipat Galaxy telah matang dengan kasus penggunaan yang jelas dan pasar global.

Layar menjadi masalah rekayasa terbesar untuk ponsel rollable. Samsung Display telah memamerkan teknologi OLED fleksibel dan rollable selama bertahun-tahun.