Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahun 2026 untuk masyarakat kurang mampu.

Program ini mencakup PKH, BPNT, dan PBI-JK yang disalurkan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

>>> Link Live Streaming Brazil Vs Jepang, Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pada tahun 2026, prioritas utama penerima bansos adalah desil 1-4 dalam DTSEN. Masyarakat dapat mengecek apakah NIK KTP mereka terdaftar sebagai penerima bansos secara online melalui HP.

Cek Bansos via Website

Buka browser dan kunjungi situs cekbansos. kemensos.

go. id.

Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP, lalu ketik kode captcha yang muncul. Klik tombol "CARI DATA" untuk melihat hasil.

Sistem akan menampilkan nama, kategori desil, jenis bansos (PKH, BPNT, PBI JK), dan status bantuan (Ya/Tidak).

>>> Film Anime SHIBOYUGI: Cloudy Beach Tayang Global 13 Juli

Cek Bansos via Aplikasi

Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos dari Kemensos di HP. Buka aplikasi, lalu pilih menu "Cek Bansos".

Masukkan NIK KTP 16 digit dan klik "Cari Data". Hasilnya akan menampilkan informasi yang sama seperti di website.

Besaran Bantuan Bansos 2026

Bantuan PKH diberikan dalam 4 tahap per tahun.

Rincian bantuan per kategori: Ibu Hamil/Nifas Rp750.000, Anak Usia Dini Rp750.000, SD Rp225.000, SMP Rp375.000, SMA Rp500.000, Penyandang Disabilitas Berat Rp600.000, Lansia Rp600.000, dan Korban Pelanggaran HAM Berat Rp2.700.000.

BPNT atau bantuan sembako sebesar Rp200.000 per bulan, disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Total per tahap Rp600.000.

>>> Wani Sabu Turun Tangani Kasus Dugaan Deposito Fiktif BCA di Malang

PBI-JK memberikan bantuan kesehatan gratis tanpa iuran. Penerima harus masuk desil 1-5 DTSEN sesuai NIK KTP.