Samsung meluncurkan Galaxy Buds4 Pro dengan teknologi Sensor Fusion yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas panggilan telepon.

Sistem berbasis AI dan mikrofon internal mampu memisahkan suara pengguna dari kebisingan lingkungan secara akurat dan real-time.

>>> 3 Fitur HP Lipat untuk Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda

Inovasi ini memastikan kualitas panggilan tetap konsisten meskipun posisi earbuds bergeser atau digunakan di lokasi yang sangat bising.

Teknologi Sensor Fusion untuk Kualitas Panggilan

Galaxy Buds4 Pro memiliki tiga mikrofon, terdiri dari dua mikrofon eksternal dan satu mikrofon internal yang mendeteksi suara melalui tubuh.

Samsung juga menyematkan Voice Pickup Unit (VPU) berbasis bone conduction yang membaca getaran kepala saat pengguna berbicara.

Seluruh data diproses bersamaan sehingga sistem dapat membedakan suara pengguna dari suara kendaraan, keramaian, hingga angin.

AI Deep Neural Network sebagai Otak Peredam Kebisingan

Teknologi Sensor Fusion dipadukan dengan algoritma Deep Neural Network (DNN) yang menyerupai cara kerja otak manusia dalam mengenali pola suara.

>>> Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta

Samsung mengoptimalkan algoritma agar pemrosesan dilakukan langsung di dalam earbuds (on-device processing), tanpa bergantung pada perangkat lain.

Optimalisasi ini diklaim mampu menurunkan kebutuhan komputasi hingga sekitar 10 persen, sementara ukuran model AI berhasil diperkecil menjadi hanya 30 persen.

Sistem AI juga mampu mempertahankan karakter alami suara pengguna dengan menganalisis data suara secara real-time.

Samsung menyebut algoritma terbaru Galaxy Buds4 Pro mampu menangkap detail suara hingga 16 kali lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya.

>>> Samsung Siapkan Galaxy Z Slide, Ponsel Layar Gulung 10 Inci Meluncur 2028

Hasilnya, nada bicara, konsonan, hingga pengucapan kata tetap terdengar jelas meski di lingkungan dengan kebisingan tinggi.