Ferri Nuzarli mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh pada Jumat (26/6).

Ia mengklaim mundur bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI).

>>> Komdigi: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan

Keputusan ini disebut sebagai pukulan telak bagi Partai Buruh.

Perbedaan Sikap Politik Jadi Pemicu

Ferri mengungkapkan bahwa perbedaan pandangan, sikap, dan arah perjuangan yang semakin mendasar menjadi alasan utama.

"Keputusan ini bukan hal yang mudah.

Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar," ujar Ferri dalam konferensi pers, dikutip Minggu (28/6).

Ia menyebut masalah internal ini sudah berlangsung lama dan telah dicoba diselesaikan secara kekeluargaan, namun tidak membuahkan hasil.

Ferri menegaskan pengunduran diri dilakukan dengan baik dan tetap menjaga hubungan persaudaraan dengan Partai Buruh.

Pengurus yang ikut mundur tersebar di berbagai daerah, antara lain Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

>>> Bedak MBK Digunakan untuk Apa? Ini Bedanya Kemasan Putih dan Silver

Ferri menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh untuk segera menyampaikan surat pengunduran diri secara administratif.

Tanggapan Presiden Partai Buruh

Presiden Partai Buruh Said Iqbal enggan berkomentar panjang mengenai klaim Ferri.

"Terhadap klaim sahabat saya tersebut, saya tidak ada komentar, apalagi terkait anggota 1,3 juta tersebut," kata Said kepada CNNIndonesia.

com, Sabtu (27/6) malam.

Ia mengatakan partainya tetap akan melantik pengurus pleno tingkat pusat serta pengurus di 38 provinsi dan 493 kabupaten/kota pada Senin (29/6).

Said juga memastikan kursi Sekjen yang ditinggalkan Ferri akan diisi dari kader internal partai.

Partai Buruh menjalani debut pemilu pada Pemilu 2024, namun gagal merebut kursi DPR.

>>> Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat

Partai ini dibangun kembali oleh para pendiri dari empat konfederasi serikat pekerja terbesar dan 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga honorer, serta organisasi petani dan nelayan.