Aktor Jepang Nijiro Murakami buka suara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah terseret skandal kasus dugaan penganiayaan berat terhadap mantan kekasihnya.

Permintaan maaf dikeluarkan bintang Tokyo Revengers 2: Bloody Halloween - Destiny itu tak lama setelah ramai pemberitaan pihak kepolisian melimpahkan berkas perkaranya ke kejaksaan.

>>> Kasus Dugaan Aniaya Eks ART Erin Naik ke Penyidikan

Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Minggu (28/6), bintang serial Alice in Borderland tersebut mengungkapkan penyesalan mendalam atas kegaduhan serta kekhawatiran yang ditimbulkan.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang paling tulus atas kekhawatiran dan ketidaknyamanan mendalam yang telah saya timbulkan kepada semua orang yang terlibat, serta kepada seluruh penggemar dan pendukung saya," tulis Murakami.

Pria berusia 29 tahun itu menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan berjanji akan memberikan klarifikasi lebih mendalam mengenai kronologi serta situasi hukum yang menjerat dirinya.

Langkah tersebut dirasa perlu dilakukan secara personal sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada orang-orang terdekat yang selama ini mendampingi perjalanan kariernya.

"Demi mereka yang selalu setia berdiri di samping saya, saya akan menjelaskan situasi yang melingkupi masalah ini dengan kata-kata saya sendiri dalam waktu dekat," tutur Murakami.

>>> Spin-off Donkey dari Shrek Tayang 2028, Eddie Murphy Kembali

Permohonan maaf terbuka dari Murakami mencuat setelah publik Jepang diguncang laporan investigasi kepolisian terkait tindakan kriminal sang aktor.

Murakami tersangkut perkara hukum setelah mantan kekasih yang pernah tinggal seatap dengannya melayangkan laporan resmi ke pihak berwajib pada awal tahun ini.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, Murakami diduga melakukan kekerasan fisik berulang sebanyak empat kali dalam rentang Maret hingga Mei 2024 di apartemennya di distrik Shibuya, Tokyo.

Tindakan penganiayaan tersebut termasuk menjambak rambut, membenturkan kepala korban ke jendela, hingga melayangkan pukulan keras ke area wajah yang menyebabkan korban menderita luka serius dan harus menjalani perawatan medis intensif selama lebih dari satu bulan.

Pihak Kepolisian Metropolitan Tokyo sebelumnya mengonfirmasi bahwa Murakami mengakui seluruh tuduhan penganiayaan tersebut tanpa sanggahan saat menjalani proses pemeriksaan sukarela.

>>> Stevie Nicks dan Tim McGraw Dikabarkan Tampil di Resepsi Taylor Swift-Travis Kelce

Kasus hukum ini diprediksi berdampak panjang pada kelangsungan karier sang aktor, mengingat sejumlah proyek serial televisi terbarunya dijadwalkan segera memulai siaran perdana.