Ia menambahkan, "Sepak bola jalanan yang dulu dimainkan anak-anak Belanda dan Maroko di lingkungan Amsterdam kini tiba di panggung dunia.

Latar belakang itu memberi lapisan makna yang tidak akan ada jika melawan lawan lain."

Jean-Paul Rison, jurnalis olahraga asal Utrecht, menyebut pertandingan ini terasa seperti derbi. "Sembilan puluh sembilan persen orang di sini akan harmonis.

Yang saya khawatirkan adalah bagaimana sebagian orang akan memasukkan pertandingan ini ke dalam agenda kebencian mereka."

Ia mengkhawatirkan media sayap kanan seperti De Telegraaf dan politisi seperti Geert Wilders akan mencoba memicu ketegangan.

>>> 200+ Link Download Game PPSSPP ISO Ukuran Kecil, Hemat Memori

"Wilders langsung mengunggah gambar buatan AI di media sosial yang dirancang untuk memprovokasi komunitas Maroko," ujarnya.