Sekiro: No Defeat – Sutradara Ungkap Film Tiru Sistem Guard Game
Mengadaptasi video game populer ke dalam film bukanlah tugas mudah, terutama ketika pengalaman asli sangat bergantung pada gameplay.
Untuk Sekiro: No Defeat, sutradara Kenichi Kutsuna menganggap menjaga nuansa pertarungan sama pentingnya dengan menceritakan ulang narasi Sekiro: Shadows Die Twice.
>>> Kreator Dragon Striker Ingin Ciptakan Genre Anime Baru dengan Menggabungkan Sepak Bola dan Sihir
Berbicara kepada Polygon di Annecy International Animation Film Festival, tempat Sekiro: No Defeat tayang perdana, Kutsuna mengungkapkan bahwa satu mekanisme gameplay menjadi fondasi adegan aksi anime: sistem guard khas game tersebut.
Mekanisme Guard Dihidupkan Kembali
Tidak seperti banyak adaptasi video game yang hanya menceritakan ulang kisah, Kutsuna ingin penonton merasakan pertarungan seperti yang dialami pemain dalam game aksi besutan FromSoftware.
“Salah satu elemen terbesar yang saya masukkan ke dalam film adalah guard yang ada di game,” kata Kutsuna.
Ia menjelaskan bahwa penonton dapat mengenali blok yang berhasil melalui visual dan desain suara film.
“Saat menonton film, Anda benar-benar bisa melihat melalui suara dan gambar di mana ada guard dan di mana tidak ada.”
Sistem guard dan posture adalah salah satu mekanisme gameplay yang mendefinisikan Sekiro: Shadows Die Twice, yang memberi penghargaan pada deflection yang tepat waktu alih-alih menghindar tradisional, menciptakan pertarungan pedang yang menegangkan.
Menangkap Kesulitan Boss Fight ala FromSoftware
Kutsuna juga ingin anime ini menghadirkan ciri khas lain Sekiro: perjuangan yang dirasakan pemain saat mengalahkan boss yang terkenal sulit.
Alih-alih sekadar menampilkan aksi bergaya, sutradara berfokus membuat setiap pertarungan terasa menantang dan diperoleh dengan susah payah.
“Saya benar-benar memikirkannya dan melalui penceritaan, kami mencoba membuat penonton merasakan kesulitan ini, seperti setelah adegan pertarungan orang akan berkata, ‘Ya Tuhan, saya benar-benar menonton sesuatu yang terasa sulit’,” ujarnya.
Update Terbaru
Komponen $100 Bisa Jadi Kunci Kacamata Pintar Terjangkau
Minggu / 28-06-2026, 23:52 WIB
Gas Penting untuk Industri, Namun Bukan Satu-satunya Penentu Daya Saing dan PHK
Minggu / 28-06-2026, 23:49 WIB
Ekspor Camilan Asal Bandung Tembus 13 Negara, Australia dan Jepang Dominasi Pasar
Minggu / 28-06-2026, 23:49 WIB
Innovasia Bawa Solusi Pembayaran WhatsApp ke B2B Tech Asia 2026
Minggu / 28-06-2026, 23:49 WIB
Kasus Diabetes di Indonesia Capai 20,4 Juta Jiwa, Kolaborasi Internasional Diperkuat
Minggu / 28-06-2026, 23:49 WIB
Menkeu Buka Peluang Kaji Ulang Pajak JHT, KSPI Desak Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Bebas PPh
Minggu / 28-06-2026, 23:49 WIB
Cara Cek Jadwal Penyaluran Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Juli 2026
Minggu / 28-06-2026, 23:47 WIB
Liverpool Minta Federico Chiesa Cari Klub Baru
Minggu / 28-06-2026, 23:42 WIB
A$AP Rocky Beri Salam ke Putranya Riot di Atas Panggung, Rihanna Tonton dari Kerumunan
Minggu / 28-06-2026, 23:42 WIB
Nakhoda Kapal yang Membawa Marly Kinney Hilang Didakwa BUI
Minggu / 28-06-2026, 23:42 WIB
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
Minggu / 28-06-2026, 23:42 WIB
Portugal Gagal Menang, Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
Minggu / 28-06-2026, 23:42 WIB
Said Iqbal: Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang Batal Pindah ke Vietnam
Minggu / 28-06-2026, 23:38 WIB
Pelatih Reidel Toiran Bangga Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026
Minggu / 28-06-2026, 23:37 WIB






