>>> Sejarah Tercipta, Indonesia Juara AVC Men's Cup Usai Hajar Korea 3-0

Pendekatan itu mencerminkan apa yang membuat Sekiro: Shadows Die Twice menjadi salah satu judul paling terkenal dari FromSoftware setelah dirilis pada 2019.

Dikembangkan oleh FromSoftware dan diterbitkan oleh Activision, game ini memenangkan Game of the Year di The Game Awards 2019.

Lokasi Favorit Penggemar Terpangkas

Mengompres game yang bisa memakan waktu lebih dari 30 jam menjadi film berdurasi panjang pasti membutuhkan keputusan sulit.

Kutsuna mengakui beberapa boss dan lokasi harus dihilangkan agar durasi film tetap terkendali. “Jika kami memasukkan semuanya, film akan berdurasi delapan jam, jadi kami harus membuat pilihan.”

Salah satu yang terbesar adalah Mibu Village, lokasi akhir game yang berkesan. “Saya sangat ingin memasukkan Mibu Village, tetapi kami harus membuat pilihan.”

Sekiro: No Defeat dijadwalkan tayang di bioskop Jepang pada 4 September dengan masa tayang tiga minggu.

Setelah rilis teatrikal, anime ini akan streaming di Crunchyroll, meskipun tanggal streaming internasional belum diumumkan.

Dengan penekanan pada menghadirkan ritme dan ketegangan pertarungan Sekiro secara setia, adaptasi ini tampaknya fokus memberikan lebih dari sekadar penceritaan ulang.

>>> Sony Beri GTA 6 Kampanye Pemasaran Setara Game First-Party di PS5

Kutsuna berharap penggemar lama akan mengenali mekanisme yang membuat judul asli begitu berkesan, sambil memperkenalkan pendatang baru ke salah satu dunia paling terkenal dari FromSoftware.