Rangkaian bentrokan terbaru itu kembali menguji proses negosiasi yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang yang dimulai setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Dalam kesempatan itu, Araghchi juga mendesak seluruh pihak mematuhi nota kesepahaman (MoU) yang menjadi dasar gencatan senjata agar tidak menyimpang dari tujuan awal.

Ia turut mendorong pembentukan kerangka keamanan baru yang melibatkan seluruh negara di kawasan Teluk tanpa campur tangan negara-negara dari luar kawasan.

"Kita harus mencapai kerangka baru yang mencakup seluruh negara di kawasan dan tanpa kehadiran atau intervensi negara mana pun dari luar kawasan," ujarnya.

Araghchi juga menyambut usulan Irak untuk menggelar pertemuan antara negara-negara Teluk, Iran, dan Irak guna membahas stabilitas kawasan.

Irak sendiri menjadi salah satu negara yang terdampak sejak perang di Timur Tengah pecah.

Sementara itu, Irak dijadwalkan menggelar prosesi pemakaman bagi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 8 Juli mendatang.

>>> Rumor: Capcon Kembangkan Remake Dino Crisis Sejak 2022

Menurut otoritas Iran, Khamenei tewas dalam serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada hari pertama perang.