Pemerintah Iran mulai mematangkan persiapan pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Acara ini dijadwalkan berlangsung awal Juli.

Otoritas memperkirakan hingga 20 juta orang akan menghadiri rangkaian prosesi berkabung dan pemakaman ulama berpengaruh tersebut.

>>> Ai Ogura Cetak Sejarah, Pembalap Jepang Pertama Juara Seri MotoGP Setelah 22 Tahun

Berdasarkan laporan kantor berita Mehr, upacara penghormatan akan dimulai pada 4 Juli di ibu kota Tehran dan kota suci Qom.

Prosesi pemakaman dijadwalkan pada 9 Juli di Mashhad, kota kelahiran Khamenei di timur laut Iran.

Untuk mengantisipasi membludaknya pelayat, pemerintah Iran bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Tujuannya memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Mengutip Al Jazeera, sebuah upacara penghormatan juga direncanakan di salah satu situs suci Syiah di Karbala, Irak. Namun, penyelenggaraan acara tersebut masih belum dikonfirmasi secara resmi.

>>> Putin Janji Jaga Keamanan Rusia di Tengah Serangan Balasan Ukraina

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun.

Ia tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kediaman resminya di Tehran pada 28 Februari lalu.

Pemakaman Khamenei semula dijadwalkan tidak lama setelah kematiannya. Namun, pelaksanaannya berulang kali ditunda karena alasan keamanan, mengingat seluruh jajaran elite politik Iran diperkirakan hadir.

>>> Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Nyanyian 1 Persen Viral

Prosesi pemakaman ini diperkirakan menjadi salah satu acara berkabung terbesar dalam sejarah Iran modern. Jutaan warga diprediksi memadati sejumlah kota untuk memberikan penghormatan terakhir.