BAM Franchising Inc. dan YouTuber Benjamin Schneider, yang dikenal sebagai Reckless Ben, mengajukan mosi bersama di pengadilan Utah pada 24 Juni 2026.

Mosi tersebut meminta perubahan perintah restriktif sementara dan mengalihkan gugatan pencemaran nama baik ke mediasi.

>>> Hujan Tunda Laga Diamondbacks vs Cardinals di St. Louis

Kedua pihak sepakat untuk membatalkan sidang yang dijadwalkan pada 30 Juni agar dapat fokus pada negosiasi penyelesaian.

Sengketa hukum bermula pada Mei setelah Schneider mengunggah video viral yang menuduh waralaba Bricks and Minifigs di Salem, Oregon, mencuri koleksi Lego Star Wars milik sebuah keluarga.

Perusahaan kemudian menggugat Schneider atas tuduhan pencemaran nama baik, penghinaan, konspirasi, penguntitan, dan pelanggaran lainnya.

Hakim Tony F. Graf Jr. mengeluarkan perintah restriktif sementara yang melarang Schneider memublikasikan video lebih lanjut tentang kontroversi tersebut.

Perubahan Ketentuan Perintah Pengadilan

Berdasarkan usulan perintah baru, larangan terhadap penguntitan, pelanggaran batas, doxxing, ancaman, dan gangguan operasional waralaba tetap berlaku.

>>> Rangers dan Ducks Bahas Transfer Mason McTavish

Namun, bahasa yang dimodifikasi secara eksplisit melindungi hak Schneider untuk meliput gugatan yang sedang berlangsung dan menerbitkan jurnalisme investigasi di platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan podcast.

Ketentuan baru mengizinkan Schneider untuk mengekspresikan opini, kritik, satire, dan komentar melalui cara yang sah.

Menurut catatan pengadilan, Schneider menyatakan tidak bersalah atas tuduhan perdata dan berencana mengajukan klaim terhadap perusahaan.

Hakim Graf belum menandatangani perintah baru, dan gugatan perdata tetap aktif.

>>> Pembaca Ungkap Alasan Keheningan Sosial Memicu Rasa Canggung

Selain kasus perdata, Schneider menghadapi tuntutan pidana terpisah di Pengadilan Distrik Provo, termasuk penguntitan, protes terarah, pelanggaran batas, dan perilaku tidak tertib.