Pelatih kepala Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT), Mauricio Pochettino, mengumumkan akan melakukan perubahan besar pada susunan pemain starting XI untuk laga pamungkas Grup D melawan Turki, Kamis malam di SoFi Stadium, Inglewood, California.

Amerika Serikat sudah memastikan posisi puncak Grup D setelah meraih kemenangan beruntun atas Paraguay dan Australia. Laga melawan Turki hanya menjadi ajang menjaga momentum dan gengsi nasional.

>>> Taylor Trammell Bawa Astros Kalahkan Tigers dengan Home Run

Pochettino berniat melindungi pemain kunci seperti Tyler Adams, Folarin Balogun, Chris Richards, dan Antonee Robinson.

Mereka terancam skorsing jika mendapat kartu kuning lagi sebelum sanksi dihapus untuk babak gugur.

"Saya pikir ini jawaban mudah untuk pemain yang memiliki kartu kuning.

Tidak perlu mengambil risiko mendapat kartu kuning lain dan tidak tersedia untuk babak selanjutnya," ujar Pochettino kepada ESPN.

Manajer asal Argentina itu menjelaskan bahwa menjaga pemain-pemain tersebut keluar dari susunan awal adalah keputusan taktis standar untuk melindungi skuad.

"Saya pikir itu jawaban yang normal dan mudah untuk tidak memainkan mereka sejak awal," kata Pochettino.

Pelatih berusia 52 tahun itu menekankan bahwa setiap pemain yang turun ke lapangan harus menunjukkan komitmen penuh, terlepas dari situasi yang berubah.

"Jika Anda bermain besok dan mungkin mendapat kartu kuning yang tidak adil, Anda keluar dan tidak tersedia untuk babak selanjutnya, katakan padaku bagaimana Anda akan menghadapi pertandingan itu," ucap Pochettino.

Ia mencatat bahwa skuad perlu mempertahankan pola pikir agresif dan kompetitif meskipun sudah dipastikan lolos.

>>> Jepang Hadapi Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia Usai Imbang Lawan Swedia