Gelandang Vancouver Whitecaps, Sebastian Berhalter, resmi masuk dalam skuad Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT) untuk Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri.

Pemanggilan ini dilakukan oleh pelatih kepala Mauricio Pochettino, menjadikan Sebastian sebagai pemain yang mengikuti jejak ayahnya, Gregg Berhalter, yang pernah membela USMNT di dua edisi Piala Dunia.

in1

>>> Timnas AS Tertinggal 2-1 dari Turki di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sebastian lahir di London saat ayahnya bermain untuk Crystal Palace dan besar di Columbus, Ohio.

Kariernya di sepak bola dimulai dari level perguruan tinggi bersama University of North Carolina Tar Heels pada 2019, sebelum masuk MLS bersama Columbus Crew pada 2020.

Musim ini, Sebastian mencatatkan tujuh gol dan empat assist dalam 18 penampilan di semua kompetisi untuk Vancouver.

Nilai pasarnya mencapai 8 juta euro, menjadikannya pemain MLS paling berharga di skuad Piala Dunia AS saat ini.

USMNT berhasil memuncaki Grup D setelah memenangkan pertandingan pembuka 4-1 melawan Paraguay dan 2-0 melawan Australia. Sebastian tampil sebagai pemain pengganti di kedua laga tersebut.

Ia dijadwalkan memulai debut sebagai starter di Piala Dunia pada Kamis malam melawan Türkiye, saat Pochettino merotasi susunan pemain.

Perasaan Bermimpi Menjadi Kenyataan

"Ini semua yang bisa kamu impikan sebagai anak kecil di Amerika.

Ini adalah titik yang saya impikan untuk capai, berada di lapangan, melihat semua orang di tribun, penuh sesak, dan semua orang bersorak.

Ini mimpi yang menjadi kenyataan bagi pemain sepak bola Amerika," ujar Sebastian dalam sesi jumpa pers yang dilaporkan Transfermarkt.

Ia menekankan bahwa pertandingan terakhir fase grup tetap krusial meskipun tim sudah lolos ke babak gugur.