"Ini sama seperti pertandingan lainnya, ini pertandingan besar, dan kami ingin memiliki momentum bagus menuju babak berikutnya," katanya.

Sebastian mengakui kekuatan teknis lawan yang akan dihadapi, dengan menunjuk pada perwakilan klub Eropa level atas. "Dari segi kualitas, mereka adalah salah satu tim terbaik di grup kami.

in1

Mereka memiliki pemain yang bermain di Real Madrid dan Inter Milan, dan pemain yang sangat bagus, jadi ini bukan pertandingan yang mudah," jelasnya.

Dukungan Pochettino dan Target Tim

Menanggapi skeptisisme eksternal mengenai pemanggilannya, Sebastian mengkredit Pochettino yang memberinya kepercayaan sejak awal bergabung dengan tim nasional.

"Mauricio percaya pada saya, dia berkata untuk menjadi diri sendiri, tidak membuatnya lebih dari apa adanya.

Sejak hari pertama dia percaya pada apa yang saya lakukan dan kualitas yang saya miliki. Dia ingin saya terus berkembang dan belajar," ungkap Sebastian.

Ia menambahkan bahwa tidak ada tekanan untuk bermain bagi tim ini. "Ini adalah hak istimewa.

Kami bermain di kandang sendiri, jadi ini terasa seperti inilah yang kami lakukan. Memiliki dukungan penonton di pihak kami sungguh luar biasa," katanya.

Sebastian menjelaskan tanggung jawab taktis yang diberikan staf pelatih untuk membantu mengendalikan pertandingan. "Ini tentang menjadi diri sendiri, baik saat menjadi starter atau masuk sebagai pemain pengganti.

Menjadi pemain yang bisa mengatur tempo, merebut bola, dan terorganisir. Saya pikir dia percaya pada saya untuk masuk dan memainkan peran itu," ujarnya.

Ia menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam kapasitas apa pun. "Jika saya starter, bagus.

Jika tidak, juga bagus.

>>> Jason Robertson Tolak Tawaran Kontrak Multijuta Dolar dari Tim NHL