Alex Freeman, bek kanan muda berusia 21 tahun, telah menjadi fenomena baru bagi tim nasional sepak bola Amerika Serikat.

Ia mencetak gol krusial dalam kemenangan 2-0 atas Australia yang memastikan AS lolos sebagai juara Grup D Piala Dunia 2026.

>>> Phillies Kalahkan Nationals 10-5 Meski Sanchez Tampil Buruk

Lima bulan sebelum turnamen, Freeman menyelesaikan transfer senilai 7 juta dolar ke Villarreal CF di La Liga.

Langkah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat latar belakang keluarganya yang identik dengan sepak bola Amerika.

Pilihan Karier yang Tak Biasa

Ayahnya, Antonio Freeman, adalah mantan wide receiver NFL yang memenangkan Super Bowl bersama Green Bay Packers. Namun, Alex memilih sepak bola—keputusan yang sempat membuat sang ayah bertanya-tanya.

Pelatih AS, Mauricio Pochettino, mengakui keunikan jalan yang ditempuh Freeman. "Saya tidak tahu mengapa dia memilih.

Seperti anak saya bermain lacrosse daripada sepak bola. Anda akan bertanya, kenapa?"

ujar Pochettino.

Pochettino menekankan betapa sulitnya melacak perkembangan pesat Freeman, dari tim cadangan Orlando City hingga tampil di turnamen internasional besar.

"Sulit menjelaskan evolusinya," katanya.

Sang pelatih juga percaya bahwa Freeman memiliki potensi luar biasa. "Bagi saya, dia punya potensi untuk menjadi salah satu yang terbaik," tambah Pochettino.

Dukungan dan Kebanggaan Keluarga

Antonio Freeman mengaku sangat bangga melihat putranya bermain di panggung dunia. "Dia baru 21 tahun, baru memulai.

Masih banyak yang akan datang dari Alex, dan saya senang dia adalah atlet terbaik di keluarga," katanya kepada Fox Sports.

Ia juga bercanda bahwa Alex mungkin akan menjadi yang terkaya di keluarga.

>>> Caleb Durbin Kembali ke Lineup Red Sox Usai Dislokasi Jari