Sang ayah mengenang saat putranya serius menekuni sepak bola di usia remaja awal, bahkan tinggal bersama keluarga angkat di dekat akademi.

"Dia bekerja keras sejak saat itu. Dorongan datang dari dirinya sendiri, bukan dari kami orang tua," ujar Antonio.

Ia menambahkan bahwa Alex berlatih saat liburan sementara anak-anak lain bersantai.

Momen emosional terjadi saat Alex mencetak gol melawan Australia. Antonio mengaku menangis sepanjang pertandingan.

"Saya belum pernah menangis sebanyak itu dalam hidup saya," katanya.

Ia juga khawatir saat Alex mengalami benturan kepala di laga tersebut. "Saya pernah melihat film itu sebelumnya," ujarnya, mengingat masa lalunya sendiri sebagai pemain NFL.

Namun, Alex bangkit dan mencetak gol sundulan beberapa menit setelah lolos protokol gegar otak. "Itu jiwa pemain sepak bola Amerika dalam dirinya," kata Antonio.

Alex sendiri mengakui peran ayahnya. "(Ayah) mengajari saya untuk menjadi diri sendiri.

Saya pikir menjadi diri sendiri telah membawa saya ke titik ini," ujarnya.

Rekan setim, Folarin Balogun, memuji sikap rendah hati Freeman. "Dia anak yang sangat rendah hati.

Selama dia terus berkembang dan tampil di panggung besar, masa depannya cerah," kata Balogun.

Saudari tiri Alex, Diamond Spaulding, yang videonya viral di TikTok, mengatakan bahwa Alex tidak akan gentar di bawah tekanan.

>>> Helmut Marko Buka Suara soal Klausul Keluar Max Verstappen dari Red Bull

"Jika ada orang yang menontonnya dan dia tahu AS mendukungnya, pasti dia akan tampil maksimal," ujarnya.