Mantan penasihat Red Bull, Helmut Marko, angkat bicara mengenai klausul keluar yang dikaitkan dengan performa dalam kontrak Max Verstappen.

Pernyataan itu muncul setelah sang juara dunia empat kali mengalami awal musim Formula 1 2026 yang sulit.

>>> Gelombang Panas Eropa Tewaskan 1.000 Orang di Prancis

Verstappen hanya meraih satu podium dalam tujuh seri balapan pertama musim ini. Situasi itu memicu spekulasi tentang masa depannya di tim asal Austria tersebut.

Menurut laporan, kontrak Verstappen memungkinkan ia hengkang jika performa tim berada di bawah ambang tertentu. Marko menegaskan bahwa mekanisme semacam itu lazim bagi pembalap papan atas.

"Baginya, daya saing selalu menjadi prioritas utama," ujar Marko. "Semua pembalap top memiliki klausul keluar terkait performa dalam kontrak mereka.

Saya berasumsi saat ini sedang ada pembicaraan mengenai hal itu."

Marko berharap ada penyelesaian cepat terkait masa depan Verstappen.

>>> Aplikasi Cuan 2026: Cara Bermain Game Merge Buah untuk Dapat Bonus

Ia menekankan bahwa fokus utama pembalap Belanda itu adalah memiliki mobil yang kompetitif untuk meraih kemenangan dan gelar juara dunia.

"Akan lebih baik jika kesepakatan segera tercapai," tambah Marko.

Pujian untuk Kimi Antonelli

Selain membahas Verstappen, Marko juga memuji pembalap Mercedes, Kimi Antonelli. Ia menyebut pebalap muda Italia itu sebagai kejutan terbesar musim ini.

"Dia juga tampil kuat tahun lalu, tetapi kemudian banyak melakukan kesalahan saat memasuki musim Eropa," kata Marko. "Kali ini, dia telah menghilangkan kesalahan-kesalahan itu.

>>> Cara Cek PIP Online 2026, Status Penerima Bisa Dilihat Lewat HP

Penampilannya impresif dan benar-benar cepat. Itulah yang ingin dilihat orang."