Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyoroti pertarungan politik yang terjadi di pucuk kekuasaan antara kubu Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjelang Pilpres 2029.

Menurut Eko, rakyat sebenarnya tidak peduli siapa yang akan terpilih pada 2029, asalkan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama.

in1

>>> Kemenkes Tegaskan Regulasi Tembakau untuk Lindungi Kesehatan, Bukan Matikan Industri

Namun, ia menilai para elit yang sedang berkuasa hanya fokus pada cara mempertahankan kekuasaan, bahkan jika harus mengorbankan rakyat.

"Kita mah enggak peduli deh mau presidennya gimana atau mau presidennya siapa, yang paling penting mereka berpikir tentang kita, tentang kesejahteraan masyarakat, tentang kepentingan hari-hari kita," ungkap Eko dalam kanal YouTube 2045 TV, dikutip Minggu (28/6).

"Tapi persoalannya adalah ini para elit terutama yang memegang kekuasaan berpikirnya cuma 5 tahun ke depan, cuma pemilu ke depan, baik kubu yang satu maupun kubu yang satunya lagi.

Sehingga semuanya bisa dikorbankan demi 2029, itu yang paling repot," imbuhnya.

>>> Toyota dan Mitsubishi Dongkrak Ekspor Otomotif Indonesia pada Mei 2026

Eko menegaskan, masyarakat akan menjadi korban jika ekonomi berantakan dan politik penuh intrik serta gesekan.

Sebagai catatan, sejumlah laporan investigasi, termasuk dari Tempo, mengungkapkan bahwa hubungan Presiden Prabowo dengan Presiden ke-7 Joko Widodo kini tidak seakrab dulu.

Jokowi disebut beberapa kali mengajukan permintaan bertemu, namun ruang pertemuan dibatasi oleh tim kepresidenan.

>>> Gibran Sadar Gerakannya Dibatasi Lingkaran Prabowo

Bahkan, pada awal Juni lalu, Jokowi tidak diundang dalam upacara resmi peringatan Hari Lahir Pancasila.