Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kerap menyerap aspirasi dari anak-anak di desa melalui platform media sosial TikTok.

Ia menyebut segera menindaklanjuti laporan yang diterima, termasuk dari kalangan non-akademisi.

in1

>>> Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Sajikan Laga Seru

"Saudara-saudara, jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau apa, saya segera tindak lanjuti," kata Prabowo dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta, Minggu (28/6).

Pernyataan itu disampaikan Prabowo di tengah perkembangan pesat teknologi saat ini.

Ia menilai arus informasi yang cepat lewat media sosial memudahkan pemerintah menerima laporan dari berbagai penjuru daerah, termasuk daerah terpencil.

"Ini saya dapat dari banyak masukan.

Organisasi masyarakat, negara yang sukses adalah masyarakat dan negara, organisasi yang berani, berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan dan mengatasinya," ujarnya.

>>> Booth Lemoniloland Jadi Spot Seru Liburan Sekolah di Jakarta Fair 2026

Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak selalu berdampak positif.

Ia mencontohkan perkembangan nuklir yang bagaikan dua mata pisau.

Di satu sisi, energi nuklir bermanfaat untuk kebutuhan medis hingga pertanian.

Namun di sisi lain, dapat menjadi senjata pemusnah massal seperti di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II.

>>> Ramalan Zodiak 28 Juni: Aries Jangan Cepat Puas, Gemini Jaga Ucapan

"Tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung," tutup Prabowo.