Seorang mahasiswa semester akhir Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung berinisial S (25) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (27/6/2026). Korban diduga mengalami kelelahan setelah semalaman menyelesaikan skripsi, dengan riwayat penyakit jantung yang diduga turut memengaruhi kondisinya.

Korban diketahui merupakan mahasiswa Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang berasal dari Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.

in1

>>> Harga Emas Pegadaian 28 Juni 2026 Naik, Cek Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, dan UBS

Kronologi Korban Ditemukan

Berdasarkan keterangan kepolisian, aktivitas korban pada Jumat (26/6/2026) berlangsung seperti biasa. Setelah kembali ke rumah kos sekitar pukul 17.00 WIB, korban sempat beristirahat sebelum melanjutkan pengerjaan skripsi hingga dini hari.

Menurut informasi dari rekan satu kos, korban baru beristirahat sekitar pukul 03.00 WIB.

  • Pukul 06.00 WIB korban pertama kali dicoba dibangunkan, tetapi tidak memberikan respons.
  • Pukul 08.00 WIB rekan korban kembali berusaha membangunkannya dengan hasil yang sama.
  • Pukul 10.00 WIB penghuni kos mendapati korban sudah tidak bernapas.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat sebelum diteruskan kepada perangkat desa dan aparat kepolisian.

Polisi Lakukan Pemeriksaan

Personel Polsek Kedungwaru bersama tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas RSUD dr. Iskak mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi jenazah.

Panit Samapta I Polres Tulungagung, Ipda Aiman Dzaky, menyampaikan korban diperkirakan telah meninggal sejak pagi hari berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi.

Pihak keluarga yang datang ke lokasi juga memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan korban. Berdasarkan keterangan tersebut, almarhum memiliki riwayat penyakit jantung.

Diduga Dipicu Kelelahan

Mengacu pada keterangan awal kepolisian, kelelahan akibat begadang menyelesaikan skripsi diduga menjadi salah satu faktor yang memperberat kondisi korban. Dugaan tersebut juga dikaitkan dengan riwayat penyakit jantung yang dimiliki almarhum.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Trenggalek.

```