Gibran Sadar Gerakannya Dibatasi Lingkaran Prabowo
Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyadari bahwa ruang geraknya sebagai wapres dibatasi oleh lingkaran Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Eko, lingkaran Prabowo seolah tidak melihat Gibran sebagai wakil presiden, melainkan sebagai potensi lawan politik di Pilpres 2029.
>>> FIFA Angkat Bicara soal Tuduhan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde
"Kalau kita perhatikan gerakan Gibran itu sampai sekarang kayaknya dibatasi banget oleh lingkaran Prabowo.
Misalnya gerakan dia ke masyarakat, gerakan dia untuk beraktivitas sebagai wapres itu enggak sebebas sebelumnya.
Jadi seolah-olah ini bukan Wapres, tetapi adalah kompetitor potensial," ujar Eko dalam kanal YouTube 2045 TV, dikutip Minggu (28/6).
Eko menambahkan, Gibran dan ayahnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), menyadari hal tersebut.
Karena itu, mereka berupaya meningkatkan kekuatan politik, salah satunya lewat safari politik keliling Indonesia dan dukungan untuk dua periode.
"Nah, Gibran juga pasti sadar itu, Jokowi juga pasti sadar itu.
>>> Waktu Terbaik Gunakan Toilet Pesawat Menurut Pramugari
Karena itu sekalian dia minta tetap Prabowo-Gibran, Jokowi lebih memilih juga untuk meningkatkan leverage politiknya, meningkatkan kekuatan politiknya," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut Jokowi menginstruksikan PSI untuk mengawal Prabowo–Gibran hingga dua periode.
Pesan itu disampaikan langsung Jokowi saat bertemu di Solo, Kamis (18/6/2026).
"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode.
Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua?
>>> Polri Ungkap Kasus Impor Ilegal, Negara Berpotensi Rugi Hampir Rp1 Triliun
ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).
Update Terbaru
Khutbah Jumat 3 Juli 2026: Mencintai Islam Tanpa Membenci Kemanusiaan, Meneguhkan Akhlak di Tengah Arus Digital
Minggu / 28-06-2026, 12:52 WIB
Asisten Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda Disorot usai Diangkat Jadi Komisaris Krakatau Posco
Minggu / 28-06-2026, 12:48 WIB
Sofia Yulianingtyas Mahasiswa UIN SATU Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kos, Diduga Kelelahan Saat Menyusun Skripsi
Minggu / 28-06-2026, 12:43 WIB
Harga Emas Pegadaian 28 Juni 2026 Naik, Cek Daftar Lengkap Galeri 24, Antam, dan UBS
Minggu / 28-06-2026, 12:37 WIB
Portugal Lolos dari Grup K Piala Dunia 2026, Tapi Bukan Favorit Juara
Minggu / 28-06-2026, 12:29 WIB
Prabowo Targetkan BUMN Tersisa 250 Perusahaan dari 1.000 Entitas
Minggu / 28-06-2026, 12:28 WIB
Prabowo Dorong Penguatan Riset Nasional Demi Wujudkan Swasembada Pangan dan Energi
Minggu / 28-06-2026, 12:28 WIB
Prabowo Ingin Rangkul PDIP, Megawati Tersandung Nama Gibran
Minggu / 28-06-2026, 12:28 WIB
Santunan Kemenhan Rp50 Juta untuk Keluarga Manajer Kopdes Dinilai Lebih Kecil dari Denda
Minggu / 28-06-2026, 12:28 WIB
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
Minggu / 28-06-2026, 12:27 WIB
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
Minggu / 28-06-2026, 12:27 WIB
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 12:22 WIB
Prabowo: Kampus Tempat Kebebasan Akademis, Bukan Kebebasan Lain-lain
Minggu / 28-06-2026, 12:22 WIB
Diskon Jumbo Kulkas dan Mesin Cuci di Transmart Full Day Sale Hari Ini
Minggu / 28-06-2026, 12:21 WIB






