Android Auto telah menjadi salah satu peningkatan terbesar untuk navigasi di dalam mobil dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tidak semua rute yang disarankan aplikasi ini selalu ideal.

Sering kali, rute terbaik bukanlah yang ditampilkan sebagai default.

in1

>>> Bandera Nazi dan Benda Mencurigakan Ditemukan di Dekat Pusat Islam San Diego

Masalah ini muncul karena asumsi kecil yang dibuat oleh Google Maps, seperti preferensi terhadap jalan tol atau rute paling hemat bahan bakar.

Seorang pengguna berpengalaman membagikan tiga pengaturan yang selalu ia periksa sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengaturan ini mudah diakses dan dapat mencegah kesalahan navigasi yang mengganggu.

Periksa Pembatasan Rute Sebelum Perjalanan

Salah satu hal paling menjengkelkan adalah menyadari bahwa navigasi membawa Anda ke tempat yang tidak Anda inginkan.

Misalnya, Android Auto pernah mengarahkan pengguna keluar dari jalan tol dan menambah dua jam perjalanan.

Sistem navigasi tidak tahu apakah Anda nyaman membayar tol atau ingin tetap di jalan lokal.

Jika hanya melihat total waktu tempuh dan kondisi lalu lintas, aplikasi akan memilihkan rute untuk Anda.

Oleh karena itu, periksa pengaturan pembatasan rute sebelum memulai perjalanan. Di India misalnya, jalan tol sering menjadi pilihan terbaik karena jalan alternatif bisa padat dan macet.

Menghemat beberapa dolar tidak sebanding jika harus menambah setengah jam atau satu jam perjalanan. Pengaturan ini tersembunyi di menu pengaturan dan hanya butuh beberapa detik untuk dicek.

Rute Hemat Bahan Bakar Belum Tentu Efisien

Fitur Fuel Efficient Routing terdengar seperti pengaturan yang harus selalu diaktifkan.

Google Maps menganalisis faktor seperti perubahan kecepatan lalu lintas dan elevasi untuk menemukan rute yang menghemat bahan bakar tanpa memengaruhi waktu tempuh.