Kelompok paling rentan adalah pemula yang belum terbiasa dengan aktivitas fisik berat. Namun, atlet berpengalaman pun bisa mengalaminya jika melakukan aktivitas sangat berat secara mendadak.

"Kemarin itu ada itu, sudah pelari marathon yang sudah berpengalaman sampai 42K, tetapi tetap saja bisa terjadi," ujarnya.

in1

Risiko serupa juga muncul pada olahraga intensitas tinggi lain seperti hyrox, karena melibatkan penggunaan otot masif.

Memahami batas kemampuan tubuh dan peka terhadap sinyal kelelahan sangat penting selama berolahraga.

Kabar baiknya, rhabdomyolysis yang ditangani cepat umumnya dapat pulih. Menurut Tunggul, peluang pemulihan tergantung pada tingkat keparahan cedera ginjal.

"Misalnya AKI grade 1 dan 2, itu pasti reversible tanpa dialisis. Tapi kalau sudah grade 3, sudah harus dialisis," jelasnya.

>>> Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Lolos ke 32 Besar, Saudi Tersingkir

Semakin cepat penanganan medis, semakin besar peluang fungsi ginjal kembali normal.