Gelombang panas ekstrem melanda Prancis dalam beberapa hari terakhir. Suhu di sejumlah wilayah mencapai 40 derajat Celsius.

Warga pun berbondong-bondong membeli pendingin udara (AC) hingga terjadi panic buying di berbagai toko. Video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan orang berebut AC begitu toko dibuka.

in1

>>> Polisi Tetapkan FP Tersangka Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang

"Panas membuat orang-orang jadi gila. Di Chamberry, puluhan pembeli menyerbu AC begitu toko dibuka," tulis seorang netizen di X.

"Orang-orang dengan cepat berlari, melintasi lorong, situasi jadi tak terkendali," imbuhnya.

Rekor Suhu Terpanas

Lembaga pemantau cuaca Prancis, Meteo-France, mencatat 24 Juni sebagai hari terpanas sejak pengukuran dimulai pada 1947.

>>> Belgia Unggul atas Selandia Baru pada Babak Pertama, Trossard Buka Asa Lolos ke 32 Besar

Suhu rata-rata saat itu mencapai 30 derajat Celsius, melampaui rekor sebelumnya 29,9 derajat Celsius.

Beberapa lokasi di seluruh negeri, termasuk Paris, mencatat suhu melebihi 40 derajat. Meteo-France melaporkan suhu di Palluau mencapai 43,8 derajat Celsius.

Menanggapi situasi ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengimbau seluruh warga dan turis untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat mematuhi panduan keselamatan karena cuaca ekstrem berpotensi mengancam jiwa.

>>> Babak I: Trossard Bawa Belgia Unggul 1-0 atas Selandia Baru

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengabarkan 40 orang meninggal dunia akibat gelombang panas sejak 18 Juni.