Latsarmil SPPI Kembali Makan Korban, Total Tewas Jadi 5 Orang
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi bahwa jumlah peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMKP) yang meninggal dunia saat mengikuti pendidikan bertambah menjadi lima orang.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSD) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menyampaikan duka cita dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (27/6).
>>> Perbandingan Snapdragon 8 Gen 3 vs Dimensity 8400: Skor Benchmark dan Spesifikasi
"Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga almarhum almarhumah," ujarnya.
Korban kelima adalah Nola Diasari dari Satuan Pendidikan Belanegara Kalimantan.
Ia mengikuti kegiatan pembelajaran di dalam kelas tanpa keluhan kesehatan sekitar pukul 18.45 WIB pada Jumat (27/6).
Nola kemudian mengeluhkan sesak napas disertai badan terasa panas.
Tim kesehatan satuan pendidikan segera memberikan penanganan awal dan merujuknya ke IGD Rumah Sakit Singkawang pukul 19.20 WIB.
>>> Viral, Mbappe Minta Wasit Serahkan Ban Kapten ke Tchouameni
Setelah stabilisasi, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang untuk penanganan lebih komprehensif sekitar pukul 20.20 WIB.
Namun, dalam proses penanganan terjadi henti jantung sehingga dilakukan resusitasi.
"Meskipun berbagai upaya medis telah dilakukan, kondisi pasien tidak dapat dipulihkan dan pada pukul 21.03 WIB, almarhumah dinyatakan meninggal dunia," kata Ketut.
Ketut menjelaskan Nola telah melalui tahapan seleksi kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat. Ia hanya memiliki catatan kelebihan berat badan berdasarkan evaluasi medis.
Seluruh peserta pendidikan sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi laboratorium darah, urin, tes kehamilan, rontgen thorax, EKG, USG abdomen, serta pemeriksaan mata, gigi, postur, dan kesehatan jiwa.
>>> Daftar Program Prioritas Pemprov DKI: KJP, Kartu Lansia, hingga Infrastruktur
Ketut mengklaim para peserta yang meninggal telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur sejak mengalami gangguan kesehatan, baik di satuan pendidikan maupun saat dirujuk ke rumah sakit.
Update Terbaru
ATEEZ 'Bad' Picu Perdebatan Soal Porsi Yeosang dan Konsep Latin
Sabtu / 27-06-2026, 14:14 WIB
Agensi Kim Junsu Putus Kerja Sama dengan Produser Terkait Dugaan Penipuan dan Pencurian
Sabtu / 27-06-2026, 14:14 WIB
Vivo Y6A Resmi Rilis dengan Baterai 7.200 mAh dan Snapdragon 4 Gen 2
Sabtu / 27-06-2026, 14:14 WIB
Lenovo Luncurkan Laptop dan Tablet Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 di Indonesia
Sabtu / 27-06-2026, 14:14 WIB
Sering Bangun Kencing Malam, Normalkah? Ini Kata Ahli
Sabtu / 27-06-2026, 14:13 WIB
Jadwal KA Kuala Stabas 2026 Tanjungkarang–Baturaja, Tiket Mulai Rp30 Ribu
Sabtu / 27-06-2026, 14:13 WIB
Cara Cek Penerima BPJS Kesehatan Gratis Lewat HP dengan NIK
Sabtu / 27-06-2026, 14:13 WIB
Kasus Penganiayaan Caddy Golf Modernland Diusut, Polisi Dalami Dugaan Pelaku Seorang Pejabat
Sabtu / 27-06-2026, 14:08 WIB
SELAMAT! DJ Una Resmi Dilamar Andi Agum Pada Jumat, 26 Juni 2026 Bagikan Momen Bahagia Pertunangan
Sabtu / 27-06-2026, 14:01 WIB
Nicholas Rossi, Pria yang Pura-pura Mati untuk Hindari Tuduhan Pemerkosaan, Meninggal di Penjara
Sabtu / 27-06-2026, 14:01 WIB
Cara Mudah Mengecek Saldo Bansos PKD Juni 2026 via Rekening Bank DKI
Sabtu / 27-06-2026, 14:01 WIB
OnePlus N6 Terungkap Sebelum Peluncuran: Termasuk Charger 45W dan Casing
Sabtu / 27-06-2026, 14:01 WIB
Penjelasan Ending Notes from the Last Row: Dendam Lee Kang Berujung Kehancuran Heo Mun Oh
Sabtu / 27-06-2026, 13:59 WIB






