Strategi Pilih Reksa Dana dan Obligasi saat BI Rate Naik

Selain itu, investor perlu memahami perbedaan peran manajer investasi sebagai penerbit reksa dana dan agen penjual seperti bank, perusahaan sekuritas, atau perusahaan teknologi finansial agar tidak keliru dalam berinvestasi.
>>> Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Lolos ke 32 Besar, Saudi Tersingkir
"Untuk investasi, selalu sesuaikan dengan tujuan keuangan dan horison penggunaan dananya.
Gunakan obligasi dan reksa dana pendapatan tetap untuk horison investasi menengah, sekitar tiga sampai lima tahun," ujar Ahmad.
Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho mengatakan pemilihan produk investasi di saat seperti sekarang tetap harus disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.
Menurut dia, investor agresif dapat mempertimbangkan reksa dana saham karena berpotensi memberikan imbal hasil paling tinggi dengan risiko yang juga tinggi.
"Bila melihat data, reksa dana saham justru memberikan return yang paling tinggi. Bila sesuai dengan profil risiko kita, bisa dipilih," ujar Andy.
Sementara itu, investor moderat lebih cocok memilih reksa dana campuran atau pendapatan tetap. Adapun investor konservatif dapat memilih reksa dana pasar uang.
"Bila masih takut dengan situasi sekarang, bisa pilih yang berbasis pendapatan tetap atau pasar uang. Berinvestasi sedikit demi sedikit secara berkala," ucap Andy.
Andy juga menyarankan investor membeli obligasi pemerintah karena memiliki risiko gagal bayar yang lebih rendah.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan "uang panas", yakni dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari atau hasil utang, sebagai modal investasi.
Selain itu, investor juga diimbau tidak bersikap FOMO (fear of missing out) dan tidak menempatkan seluruh dana pada satu instrumen investasi saja.
>>> Fakta-fakta Jokowi Kembali Blusukan, Diawali Lampung dengan Topi PSI
"Jangan masukkan seluruh modal ke satu instrumen saja untuk manajemen risiko. Bisa dibagi, misalnya 50-50 antara reksa dana dan obligasi," ujar Andy.
Update Terbaru
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Sabtu / 27-06-2026, 12:07 WIB
PHK Melonjak di Singapura, Lulusan Sarjana Paling Banyak Jadi Korban
Sabtu / 27-06-2026, 12:07 WIB
Jadwal Tayang dan Sinopsis Drama Korea Agent Kim Reactivated
Sabtu / 27-06-2026, 12:07 WIB
Jadwal Masuk Sekolah Ajaran Baru 2026/2027, Orang Tua Wajib Tahu
Sabtu / 27-06-2026, 12:07 WIB
26 Negara Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya
Sabtu / 27-06-2026, 12:07 WIB
Selat Hormuz Kembali Memanas, AS Serang Iran usai Tuding Langgar Kesepakatan Damai
Sabtu / 27-06-2026, 11:57 WIB
Trump Beri Peringatan Keras, Iran Sebut AS Bakal Menyesal usai Serangan Terbaru
Sabtu / 27-06-2026, 11:57 WIB
OnePlus Nord 6 vs OnePlus 13R: Mana yang Lebih Worth It?
Sabtu / 27-06-2026, 11:56 WIB
Prediksi Chris 'The Bear' Fallica untuk Match Day 17 Piala Dunia
Sabtu / 27-06-2026, 11:52 WIB
Angels Pecat GM Perry Minasian, Tunjuk John Mozeliak sebagai Konsultan
Sabtu / 27-06-2026, 11:52 WIB
Cara Mencairkan 5 Bantuan Sosial Tahap 3 yang Disalurkan Pemerintah Juli 2026
Sabtu / 27-06-2026, 11:52 WIB
Profil Chika Yenalovy Jadi Sorotan Usai Datangi Jokowi dan Dikaitkan dengan Prewedding di Prambanan
Sabtu / 27-06-2026, 11:48 WIB
Gelombang Panas Prancis, Warga Panic Buying Serbu AC
Sabtu / 27-06-2026, 11:46 WIB
Polisi Tetapkan FP Tersangka Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang
Sabtu / 27-06-2026, 11:46 WIB






