Raja Charles III Bayar Pajak Pribadi Tembus Rp710 M Sejak Naik Takhta
Raja Charles III telah membayar pajak pribadi lebih dari 30 juta poundsterling atau setara Rp710,4 miliar sejak naik takhta pada September 2022.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang raja Inggris yang sedang berkuasa membuka besaran pajak pribadinya kepada publik.
>>> Hasil FP1 Moto3 Belanda: Veda Ega Ke-20, Hakim Danish Lebih Baik
Pengumuman itu disampaikan Buckingham Palace pada Kamis (25/6).
Istana menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen transparansi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap keuangan keluarga kerajaan.
"Total pajak yang dibayarkan Yang Mulia Raja sejak naik takhta melebihi 30 juta poundsterling," ujar Istana dalam keterangan resminya.
Dalam rincian yang dipublikasikan, Raja Charles III membayar pajak sebesar 24,6 juta poundsterling selama dua tahun pajak penuh setelah menjadi raja.
Nilai tersebut terdiri dari 11,7 juta poundsterling pada tahun pajak 2023-2024 dan 12,9 juta poundsterling pada 2024-2025.
Istana tidak merinci besaran pajak yang dibayarkan untuk periode September 2022 hingga awal tahun pajak 2023.
Charles secara hukum sebenarnya dibebaskan dari kewajiban membayar sejumlah jenis pajak di Inggris. Namun, keluarga kerajaan telah secara sukarela membayar pajak penghasilan dan pajak keuntungan modal sejak 1993.
>>> Menko AHY Targetkan Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Dunia 2029
Pangeran William Juga Ungkap Pajak Pribadi
Selain Charles, putra mahkota sekaligus pewaris takhta, Pangeran William, juga untuk pertama kalinya mengungkap besaran pajak pribadinya.
William tercatat membayar lebih dari 20 juta poundsterling pajak penghasilan dan keuntungan modal sejak mewarisi gelar Pangeran Wales pada 2022.
Rinciannya, William membayar 8,34 juta poundsterling pada tahun pajak 2023-2024 dan 7,76 juta poundsterling pada 2024-2025.
Langkah Charles berbeda dari pendahulunya, Elizabeth II, yang tidak pernah memublikasikan informasi pajak pribadinya selama lebih dari 70 tahun masa pemerintahannya.
Namun, Charles memang telah membuka informasi serupa ketika masih menjabat sebagai pewaris takhta.
Dalam kesempatan yang sama, Istana juga mengumumkan pendanaan tahunan monarki melalui Sovereign Grant akan ditetapkan sebesar 99,9 juta poundsterling pada 2027-2028.
AFP melaporkan Raja Charles dan Ratu Camilla juga memutuskan tidak akan menjadikan Buckingham Palace sebagai kediaman pribadi setelah proyek renovasi selesai.
>>> Mutasi Polri: Kabid Propam hingga Kapolres Polda Metro Dirombak
Mereka akan tetap tinggal di Clarence House.
Update Terbaru
Cara Mudah Dapat Saldo DANA Gratis 2026 dengan Nonton Drama
Jumat / 26-06-2026, 18:00 WIB
Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026 yang Lancar dan Aman
Jumat / 26-06-2026, 18:00 WIB
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
Jumat / 26-06-2026, 17:56 WIB
Analis Ungkap Alasan Jokowi Pilih Lampung untuk Safari Politik Bersama PSI
Jumat / 26-06-2026, 17:56 WIB
Bukan Diet Ketat yang Menyiksa, Ini Prinsip Dasar Intuitive Eating
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.922 per Dolar AS Jumat Sore
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
Pakistan Tegaskan Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
BPS Jelaskan Alasan Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026 Lebih Rinci
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
IHSG Terkapar ke 5.896 Sore Ini, 562 Saham Terbakar
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
Jadwal Siaran Langsung Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 17:42 WIB
Mensesneg: Rencana Pabrik Komponen Otomotif Pindah ke Vietnam Ditunda
Jumat / 26-06-2026, 17:41 WIB
Hasil FP1 MotoGP Belanda: Bezzecchi Tercepat, Marquez Kecelakaan
Jumat / 26-06-2026, 17:41 WIB
Tiket Konser 3 Hari BIGBANG di Korea Sold Out Hitungan Menit
Jumat / 26-06-2026, 17:40 WIB
Kode Resep Membuat Karakter Street Fighter 6, Tiru Popeye hingga Kratos
Jumat / 26-06-2026, 17:36 WIB






