Raja Charles III disebut akan menghabiskan waktu bersama kedua anak Pangeran Harry dan Meghan Markle selama perjalanan keluarga itu ke Inggris Raya bulan depan.

Seorang sumber mengatakan ada "kesepakatan" agar Raja Charles bertemu Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Kesepakatan itu terjadi saat Harry bertemu Charles setelah bertahun-tahun terpisah.

in1

>>> 7 Kalimat yang Sebaiknya Tak Diucapkan saat Bertengkar dengan Pasangan

Seperti diberitakan US Sun dan Page Six pada Jumat (19/6), Raja Charles III disebut sangat gembira dapat bertemu kedua anak tersebut.

Apalagi keluarga Harry terakhir kali ke Inggris empat tahun lalu.

Meski Harry dan anak-anaknya diperkirakan datang, belum jelas apakah Meghan Markle akan ikut serta dalam reuni keluarga tersebut.

Sejumlah sumber mengatakan Raja Charles III sudah menawarkan perdamaian dengan mengundang Harry dan Meghan untuk menginap di kediaman kerajaan selama kunjungan mereka.

Raja Charles juga dilaporkan telah mengatur pengaturan keamanan untuk keluarga Harry.

Meskipun Charles dikabarkan bersedia berdamai dengan Harry, belum diketahui apakah Pangeran William terbuka untuk mengakhiri permusuhan mereka.

>>> Jadwal Siaran Langsung Ceko vs Meksiko di Piala Dunia 2026

Page Six mengatakan sudah menghubungi Istana Buckingham untuk meminta komentar terkait kabar tersebut.

Page Six sebelumnya mengatakan Harry dan Meghan Markle dipastikan akan pergi ke Inggris dengan membawa anak-anak untuk pertama kali sejak 2022.

Sumber menyebut Harry "sangat ingin" anak-anaknya bertemu kakek mereka.

Archie dan Lilibet belum mengunjungi Inggris karena masalah keamanan.

Hal itu karena Harry dan Markle dicabut hak istimewa keamanannya di Inggris setelah mengundurkan diri dari tugas kerajaan pada 2020.

Harry mencoba mengajukan petisi kepada pemerintah Inggris untuk memberikan keamanan bagi dirinya dan keluarganya selama berada di Inggris.

>>> Prediksi Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Siap Pesta Gol

Ia diduga menawarkan diri untuk membayar keamanannya sendiri, namun pada Mei 2025 kalah dalam banding.