Komunitas internasional bergerak cepat mengirimkan ratusan personel penyelamat dan bantuan medis darurat ke Venezuela. Langkah ini dilakukan sehari setelah gempa bumi kembar menghancurkan kawasan pemukiman penduduk.

Operasi kemanusiaan lintas negara kini difokuskan untuk menemukan korban selamat di balik puing-puing bangunan. Berbagai negara langsung menerjunkan tim elit gabungan demi mempercepat proses evakuasi di zona bencana.

in1

>>> 7 Cara Membedakan Sepatu Ortuseight Asli dan KW agar Tidak Salah Beli

Bantuan dari Amerika Serikat dan PBB

Amerika Serikat memimpin pergerakan dengan mengirimkan tim penyelamat khusus, fasilitas medis, serta logistik kemanusiaan. Departemen Luar Negeri AS mengumumkan komitmen dana bantuan sebesar 150 juta dolar AS.

Komando militer AS juga mengarahkan armadanya di wilayah tersebut untuk menyokong penuh aktivitas evakuasi. Kapal angkut amfibi USS Fort Lauderdale beserta pesawat angkut berat telah dikerahkan ke lokasi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil peran sentral dalam memimpin koordinasi taktis di lapangan. Organisasi ini mengatur penempatan tim pencari dan penyelamat perkotaan agar evakuasi berjalan efektif.

Dukungan dari Negara Tetangga dan Amerika Latin

Kolombia yang berbatasan langsung segera mengirimkan bantuan logistik beserta puluhan petugas kemanusiaan. Sebanyak 60 penyelamat dan empat anjing pelacak dikirim untuk mendeteksi korban tertimbun.

Dukungan besar juga datang dari El Salvador yang menerjunkan kontingen berkekuatan 300 paramedis dan penyelamat. Pemerintah setempat memastikan pengiriman 50 metrik ton pasokan esensial termasuk obat-obatan penunjang hidup.

Chile memobilisasi unit khusus pemadam kebakaran yang tergabung dalam USAR (Urban Search and Rescue). Pasukan ini memiliki spesialisasi tinggi dalam melakukan penyelamatan di area perkotaan yang runtuh.

Kuba turut mengambil bagian dalam penanganan medis darurat pascabencana dengan mengoptimalkan tenaga kesehatan mereka.