Ekonomi Venezuela Diprediksi Rugi Rp1.795 T Imbas Gempa Dahsyat
Dua gempa besar yang mengguncang Venezuela diperkirakan memicu kerugian ekonomi hingga US$100 miliar atau sekitar Rp1.795,92 triliun (asumsi kurs Rp17.943 per dolar AS).
Nilai tersebut hampir setara dengan ukuran seluruh perekonomian negara Amerika Latin itu yang selama bertahun-tahun dilanda krisis.
>>> 2 ABK Asal Indonesia Hilang di Perairan Busan Akibat Tabrakan Kapal
Berdasarkan pemodelan awal United States Geological Survey (USGS), kerugian ekonomi akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 diperkirakan berada di kisaran US$10 miliar hingga US$100 miliar, atau sekitar Rp179,53 triliun-Rp1.795,9 triliun.
Gempa yang menjadi yang terkuat dalam lebih dari satu abad terakhir di Venezuela itu terjadi ketika kondisi ekonomi negara tersebut belum sepenuhnya pulih.
Produk domestik bruto (PDB) Venezuela menyusut sekitar 80 persen sejak 2013 akibat kombinasi sanksi ekonomi Amerika Serikat, hiperinflasi, korupsi, serta buruknya pengelolaan sektor minyak.
Situasi semakin berat karena bencana diperkirakan akan mengganggu upaya pemulihan ekonomi yang mulai dijalankan pemerintahan sementara di bawah Presiden Delcy Rodriguez.
Meski produksi minyak perlahan meningkat setelah sebagian sanksi AS dilonggarkan, inflasi masih tinggi dan daya beli masyarakat tetap lemah.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya memperkirakan hampir 8 juta warga Venezuela, atau sekitar sepertiga populasi, masih membutuhkan bantuan kemanusiaan sepanjang 2025.
Gempa juga diperkirakan memperburuk gangguan rantai pasok barang kebutuhan pokok yang selama ini sudah menjadi persoalan di Venezuela.
Ketersediaan bahan bakar, obat-obatan, hingga kebutuhan sehari-hari disebut masih sering mengalami kelangkaan.
Selain menghancurkan bangunan, guncangan kuat juga berpotensi memicu kebakaran akibat kebocoran pipa gas maupun kerusakan sistem kelistrikan.
>>> Yvonne Chapman Antusias Kembali Perankan Kyoshi di Avatar 2
Update Terbaru
AS Blokir Penjualan Mobil Polestar Mulai 2027, Termasuk Model Buatan Amerika
Kamis / 25-06-2026, 20:45 WIB
Jadwal Siaran Langsung Curacao vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 20:45 WIB
Trump Keluhkan Italia-Inggris Tak Bantu Perang Lawan Iran ke Bos NATO
Kamis / 25-06-2026, 20:45 WIB
BPS Ungkap Alasan Usaha Online Tetap Didata dalam Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Cocok untuk Gaming dan Simpan File
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
Galaxy A27 Segera Rilis di AS, Tapi Diskon A37 Bikin Bingung
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
Consumer Reports AS Beri Peringkat Tertinggi untuk TV OLED Samsung S95H
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
Perubahan Tidur Aneh? Ahli Sebut Bisa Jadi Tanda Awal Demensia
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
Bumbu Dapur Ini Bisa Cegah Jamur di Rumah, Kata Penelitian
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
realme NARZO Days Sale: Diskon Smartphone Hingga 30 Juni 2026
Kamis / 25-06-2026, 20:42 WIB
Samsung Galaxy A27 5G Resmi: Layar AMOLED 120Hz dan Snapdragon 6 Gen 3
Kamis / 25-06-2026, 20:40 WIB
Xiaomi 17T Pro vs iQOO 15: Perbandingan Flagship 2026 Mana yang Lebih Unggul?
Kamis / 25-06-2026, 20:40 WIB
Kereta Tercepat AS Dibangun di Gurun, Las Vegas Hanya 2 Jam
Kamis / 25-06-2026, 20:40 WIB
Arsenal Resmi Rekrut Piero Hincapie, Pemain Pertama Musim Panas Ini
Kamis / 25-06-2026, 20:36 WIB






