Yvonne Chapman kembali memerankan Avatar Kyoshi dalam musim kedua serial live-action Avatar: The Last Airbender yang tayang di Netflix.

Dalam wawancara eksklusif dengan CNN Indonesia, ia mengungkapkan rasa antusias dan bahagianya bisa kembali menghidupkan karakter tersebut.

in1

>>> Berkas Dilimpahkan, Eks Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Segera Disidang

Sambutan hangat dari penggemar di musim pertama membuatnya terkejut sekaligus bersyukur.

Baginya, dipercaya memerankan Kyoshi merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam karier profesionalnya.

"Cinta dari penggemar sangat mengejutkan bagi saya karena melakukan yang terbaik saat syuting dan hanya bisa berharap yang terbaik.

Saya sangat senang orang-orang menyukainya karena saya pribadi sangat mencintai Kyoshi," ujar Chapman.

Kesempatan untuk kembali terlibat di musim kedua ia akui sebagai momen yang sangat dinantikan, terutama untuk kembali bertransformasi secara visual.

"Saya sangat bersyukur karena sudah tidak sabar untuk kembali mengenakan tatanan rambut, riasan, dan kostum itu untuk mewujudkan karakternya lagi," tambahnya.

Pendekatan Emosional dan Fisik Kyoshi

Memasuki musim baru, Chapman membagikan pandangannya mengenai pendekatan emosional Kyoshi, terutama saat memberikan didikan keras kepada Aang yang diperankan Gordon Cormier.

Ia tak menampik adanya tantangan tersendiri untuk berakting tegas di depan Cormier yang aslinya sangat manis sejak musim pertama.

Menurut Chapman, ketegasan Kyoshi berakar dari penyesalan masa lalunya, di mana ia sempat lama menyangkal statusnya sebagai Avatar hingga kehilangan orang-orang tercinta.

"Ketika dia berbicara kepada Aang di musim pertama, itu lebih merupakan cerminan rasa frustrasi dan mungkin rasa bersalah atas masa lalunya sendiri.

Dia melihat banyak kemiripan dirinya pada diri Aang dan tidak ingin Aang mengulangi kesalahan yang sama," jelasnya.