Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual dalam Kasus Taufik Hidayat
Polda Jawa Barat terus mendalami kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan yang menyeret nama Taufik Hidayat sebagai tersangka.
Salah satu aspek yang masih diselidiki adalah kemungkinan adanya tindak kekerasan seksual terhadap korban YTR (29).
>>> Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Bocoran Spesifikasi dan Fitur Terbaru
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyatakan penyidik belum bisa menyimpulkan ada atau tidaknya unsur kekerasan seksual.
Sejumlah keterangan masih perlu diverifikasi dan disinkronkan.
"Itulah yang sedang kami gali.
Sedang kami dalami, karena beberapa keterangan yang sangat minim dari korban dan saksi ini masih belum ada kesesuaian," kata Hendra di Bandung, Kamis (25/6).
Kondisi korban yang masih menjalani perawatan dan pemulihan membuat penyidik belum memperoleh keterangan lengkap. Seluruh rangkaian peristiwa selama penyekapan belum terungkap sepenuhnya.
>>> Jalan Kaki 30 Menit Efektif Turunkan Darah Tinggi, Ini Kata Dokter
Satgas Gabungan Dibentuk
Polda Jabar telah membentuk Satgas gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus. Satgas ini melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat PPA PPO, Direktorat Siber, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus.
"Leading sector-nya memang Dit PPA PPO, tetapi kita sudah membuat Satgas untuk mengungkap kasus ini dan melibatkan semua satker," ujar Hendra.
Selain dugaan kekerasan seksual, penyidik juga mendalami sejumlah fakta lain.
Termasuk lokasi-lokasi yang diduga digunakan untuk menyekap korban, motif tersangka, serta fungsi barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
Hendra menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru menyampaikan kesimpulan. Semua alat bukti dan keterangan saksi harus terkumpul secara utuh terlebih dahulu.
>>> Riset: 73% Perempuan Indonesia Alami Gangguan Pigmentasi Kulit
"Kami masih dalami dan masih banyak yang harus kami sinkronisasi terkait hasil penyelidikan dan penyidikan," katanya.
Update Terbaru
Krisis Pekerja: Jepang Rekrut WNA Jadi Sopir Bus, Termasuk dari RI
Kamis / 25-06-2026, 17:35 WIB
Nusuk Travel Luncurkan Inisiatif Musim dan Akomodasi Strategis
Kamis / 25-06-2026, 17:35 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen ke Level 5.999 pada Kamis Sore
Kamis / 25-06-2026, 17:35 WIB
Medan Magnet Rel Kereta Tak Mampu Ganggu Sistem Mobil Listrik
Kamis / 25-06-2026, 17:35 WIB
Bahlil Ungkap Importir Marah Impor Bensin RI Turun Jadi 20 Juta Kl
Kamis / 25-06-2026, 17:35 WIB
Foto Getty Tanpa Edit Jimin BTS Picu Perdebatan Sengit soal Penampilannya di DIOR Fashion Week
Kamis / 25-06-2026, 17:30 WIB
Jadwal Siaran Langsung Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 17:30 WIB
Ibu di Tangerang Diduga Jual Anak 12 Tahun untuk Dinikahi, Terancam 15 Tahun Penjara
Kamis / 25-06-2026, 17:30 WIB
AS dan China Kirim Bantuan ke Venezuela Usai Dua Gempa Dahsyat
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging dengan Desain Minimalis
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB
Riset Ungkap Alasan Milenial dan Gen Z Lebih Cepat 'Jompo'
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB
G-Shock Rilis Jam Tangan Pokémon Edisi 30 Tahun, Penuh Kejutan Nostalgia
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB
Pre-order GTA 6 Resmi Dibuka, Harga dan Edisi Dikonfirmasi
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB
Honda Akhiri Produksi Vario 160 Lama, Era Evo 160 Dimulai
Kamis / 25-06-2026, 17:28 WIB






