Fab Morvan, personel grup Milli Vanilli, mengaku tidak pernah mendapat kesempatan untuk berdamai dengan Clive Davis sebelum produser musik legendaris itu meninggal dunia.

Fab ditemui di New York City pada Selasa lalu dan ditanya mengenai kepergian Clive yang wafat pekan ini di usia 94 tahun.

in1

>>> Prancis Alami Gelombang Panas Ekstrem, Rekor Suhu Terpecahkan

Menurut Fab, kematian adalah bagian dari hidup. Meski tidak sempat menyelesaikan perseteruan panjang dengan eksekutif rekaman itu, ia mengaku tidak menyimpan dendam.

Perseteruan sejak Skandal Lipsync

Fab dan Clive memiliki hubungan yang retak sejak awal 1990-an, ketika kesuksesan besar Milli Vanilli terhenti akibat skandal lipsync.

Skandal tersebut menyebabkan perusahaan rekaman Clive, Arista Records, memutuskan kontrak dengan duo tersebut.

>>> Richard Lee Siap Blak-blakan dalam Eksepsi 24 Halaman Hari Ini

Fab selalu mengklaim bahwa eksekutif Arista Records, termasuk Clive, mengetahui adanya lipsync sebelum skandal itu meledak. Namun, Clive bersikeras tidak tahu menahu.

Kini, Fab mengatakan bahwa mereka sudah saling menjauh selama bertahun-tahun dan tidak pernah menyelesaikan masalah.

>>> Gempa Dahsyat M 7,5 Venezuela Terbesar dalam Seabad

Dalam kesempatan itu, Fab juga memberikan pernyataan yang cukup mendalam mengenai hubungan mereka.