Istana Buka Suara soal Peserta Latsarmil Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro angkat bicara mengenai meninggalnya peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam kegiatan latihan dasar militer (latsarmil) program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Juri menyatakan pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi dan evaluasi pascakejadian tersebut.
>>> Anwar Ibrahim Klaim Rusia Jamin Pasokan Energi Malaysia 20 Tahun
"Dan tentu hal terkait dengan peristiwa atau kejadian-kejadian seperti itu, ya, akan ditangani sebaik-baiknya dan tentu dipisahkan dari kegiatan atau kelanjutan dari program ini," ucap Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/6).
Ia menegaskan peristiwa tersebut akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku, namun tidak akan menghentikan program yang sedang berjalan.
"Jadi program Koperasi Merah Putih tentu tetap lanjut," ujar dia.
Tiga Peserta Meninggal di Lokasi Berbeda
Sebelumnya, setidaknya tiga peserta SPPI meninggal dunia saat mengikuti latsarmil di tiga tempat berbeda.
Korban pertama adalah Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Kalimantan Timur.
Ia mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni dan dinyatakan meninggal akibat heat stroke.
Korban kedua, Yonanda Muhammad Taufiq, mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatera Selatan. Ia mengalami penurunan kesehatan pada 17 Juni dan meninggal karena cardiac arrest.
Korban ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, peserta Program SPPI KNMP, meninggal pada Selasa (23/6). Ia mengikuti pendidikan di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
>>> Hasil Piala Dunia 2026: Enam Gol Tercipta, Maroko Hajar Haiti
Berdasarkan pemeriksaan medis, Novia diduga mengidap tuberkulosis (TB).
Kritik dari DPR dan Masyarakat Sipil
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta Kementerian Pertahanan dan TNI mengevaluasi pelatihan militeristik bagi calon pengelola koperasi desa dan kampung nelayan.
Update Terbaru
Cara Cek 5 Jenis Bansos Pemerintah yang Cair Awal 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:26 WIB
Cara Cek Penyaluran Dana Bansos BPNT 3 Kali Lipat di Rekening KKS Resmi 2026
Kamis / 25-06-2026, 09:25 WIB
Ferrari Sendiri yang Membuat SF90 XX Ini, Bukan Mansory
Kamis / 25-06-2026, 09:14 WIB
Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Rp8,9 Juta
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Hipertensi di Usia Muda Tingkatkan Risiko Gagal Jantung dan Ginjal
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Shell Ciptakan Mobil Listrik Super Irit dengan Teknologi Pendingin Imersif
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Prabowo Wanti-wanti Mentan: Ekspor Jalan Terus, Petani Jangan Rugi
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
Jasad Wanita di Parkir Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
9 Cara Menghadapi Orang NPD agar Tidak Terjebak Gaslighting
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
AS Lunak, Iran Bisa Masuk Seattle H-2 Sebelum Lawan Mesir
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Pemilik Nomor HP Lama Tak Wajib Registrasi Ulang Pakai Biometrik
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Nur Terapis Spa yang Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Dituntut 3 Tahun Bui
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB
TikToker Dikecam karena Tari Olok-Olok Pembunuhan Remaja Austin Metcalf
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB






