Transaksi Deposit Judol di Jakbar Capai Rp600 Miliar dari 89.320 Pemain
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat Jakarta Barat sebagai wilayah dengan nilai deposit judi online (judol) terbesar di Indonesia.
Nilai deposit di Jakbar mencapai Rp600,6 miliar yang berasal dari 89.320 pemain.
>>> Pelajaran Keselamatan Senjata Api dari Insiden Pasadena
Data tersebut diunggah PPATK melalui akun Instagram resmi mereka. Unggahan itu menunjukkan bahwa wilayah Jabodetabek menjadi zona merah judi online nasional.
Jakarta Timur menempati posisi kedua dengan total deposit Rp425,9 miliar dari 81.750 pemain.
Kabupaten Bogor berada di urutan ketiga dengan deposit Rp414,4 miliar dan jumlah pemain terbanyak secara nasional, yakni 103.092 orang.
Kota Bandung menyusul di posisi keempat dengan 80.549 pemain dan nilai deposit Rp341,7 miliar. Secara keseluruhan, empat wilayah tersebut menyumbang deposit sekitar Rp1,78 triliun.
PPATK juga mengklasifikasikan 10 wilayah terbesar, di mana Provinsi DKI Jakarta menyumbang empat wilayah, Jawa Barat empat wilayah, dan dua wilayah lainnya dari Provinsi Banten.
PPATK menyebut Jabodetabek sebagai pusat aktivitas judi online nasional.
>>> Kepala Polisi Kampus SEMO Didakwa Memberi Jawaban Ujian kepada Taruna
Berdasarkan data per kecamatan, jumlah pemain terbanyak di Jakarta berasal dari Cengkareng dengan 21.497 pemain.
Disusul Cakung sebanyak 14.664 pemain, Tanjung Priok 13.769 pemain, Kebayoran Lama 9.948 pemain, dan Bekasi Utara 7.793 pemain.
PPATK menilai kondisi ini menunjukkan judi online telah hadir di berbagai lingkungan masyarakat. "Ini menunjukkan bahwa judi online bukan lagi fenomena yang jauh atau abstrak.
Ia sudah hadir di lingkungan tempat tinggal, sekolah, kampus, tempat kerja, hingga komunitas sekitar kita," tulis PPATK.
Dari sisi demografi, mayoritas pemain judi online berasal dari kelompok usia 20–30 tahun, diikuti usia 31–40 tahun.
>>> Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
Sebagian besar pemain adalah laki-laki. PPATK menyebut kelompok usia produktif yang menjadi motor ekonomi justru paling rentan terpapar judi online.
Update Terbaru
Wyndham Clark Bongkar Perselingkuhan Eks dengan Baker Mayfield
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Foto Penangkapan Big Tigger Dirilis, Terkait Tuduhan Penganiayaan dan Kekejaman pada Anak
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Pengemudi Amazon Nekat Melintasi Halaman Rumah untuk Antar Paket, Terekam Kamera
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Pendemo di Rali Trump Teriak 'Pedofil' dan Acungkan Jari Tengah
Kamis / 25-06-2026, 02:55 WIB
Bintang TLC Karen Derrico Didakwa Ancam Bunuh Mantan Suami dan Anak
Kamis / 25-06-2026, 02:54 WIB
Banyak Anak Tak Dapatkan Hak Nafkah Usai Orang Tua Bercerai
Kamis / 25-06-2026, 02:54 WIB
Video Musik 'Dynamite' BTS Tembus 2,1 Miliar Penonton di YouTube
Kamis / 25-06-2026, 02:50 WIB
Sunoo ENHYPEN Donasi Rp 500 Juta untuk Rumah Sakit di Ulang Tahun ke-22
Kamis / 25-06-2026, 02:50 WIB
Cara Mudah Mengajukan DANA Cicil Lewat HP
Kamis / 25-06-2026, 02:45 WIB
Pedagang Online Kena Pungutan PPh Tambahan Mulai Juli 2026
Kamis / 25-06-2026, 02:39 WIB
Trump Tuding Senat Lebih Pilih Dukung Iran Lewat Resolusi Perang
Kamis / 25-06-2026, 02:39 WIB
APBD Tertekan, DPR Dorong Gaji PPPK Dibayar Penuh APBN
Kamis / 25-06-2026, 02:35 WIB
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lawan Polda Metro Jaya di Kasus Ijazah Jokowi
Kamis / 25-06-2026, 02:35 WIB
Dewan Parole Massachusetts Tolak Pembebasan Pembunuh Trooper George Hanna
Kamis / 25-06-2026, 02:35 WIB






