"Perguruan tinggi perlu menjadi motor penggerak inovasi dengan menerjemahkan hasil riset menjadi solusi yang nyata, membawanya ke masyarakat dan pasar, memperluas dampaknya, serta menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan," kata Melia.

Ia menjelaskan hilirisasi hasil riset menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing nasional.

in1

Langkah ini juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru berbasis teknologi.

Menurut Melia, keberhasilan startup berbasis inovasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga kemampuan menghubungkan inovasi dengan kebutuhan pasar dan sumber pembiayaan.

Wakil Dekan Bidang Akademik SBM ITB, Eko Agus Prasetio, menilai ketidakpastian ekonomi global justru dapat menjadi momentum bagi startup untuk menghadirkan solusi baru.

Melalui BSPD 2026, ITB berupaya memperkuat peran kampus sebagai penghubung antara riset, inovasi, industri, dan investor.

>>> Prabowo: Dukung Pemerintah Seperti Suporter Sepak Bola, Koreksi Setelah Selesai

Tujuannya adalah mempercepat lahirnya perusahaan rintisan yang mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.