Program Keluarga Harapan (PKH) kembali disalurkan pemerintah pada tahun 2026. Memasuki Triwulan 2 (April–Juni 2026), banyak keluarga penerima manfaat menunggu pencairan bantuan.

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan secara mandiri melalui layanan online. Proses ini membantu memastikan apakah nama masih terdaftar dalam data penerima manfaat.

in1

>>> Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 via Situs Resmi

Salah satu cara termudah adalah dengan menggunakan NIK KTP melalui situs resmi Kemensos. Layanan ini bisa diakses kapan saja menggunakan HP atau komputer.

Langkah Cek Bansos PKH Online

Buka situs resmi cek bansos Kemensos. Masukkan NIK sesuai KTP sebanyak 16 digit.

Isi kode captcha yang muncul. Refresh jika kode tidak jelas.

Klik tombol “Cari Data”. Tunggu hasil pencarian muncul.

Jika terdaftar sebagai penerima, sistem akan menampilkan informasi lengkap. Mulai dari jenis bantuan hingga status penyalurannya.

Besaran Bantuan PKH 2026

Bantuan PKH diberikan sesuai kategori penerima yang telah diverifikasi pemerintah. Berikut rinciannya:

>>> Jadwal Siaran Langsung Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026

Ibu hamil atau nifas mendapat Rp750.000. Anak usia dini juga Rp750.000.

Siswa SD Rp225.000, siswa SMP Rp375.000, dan siswa SMA Rp500.000.

Lansia dan disabilitas berat masing-masing Rp600.000. Korban pelanggaran HAM berat mendapat Rp2.700.000.

Besaran bantuan ini ditentukan berdasarkan kategori dan disalurkan sesuai jadwal resmi pemerintah.

Pentingnya Cek PKH Secara Rutin

Pengecekan berkala membantu masyarakat mengetahui status penerima bantuan PKH Triwulan 2 2026. Proses ini juga memastikan data penerima tetap akurat.

>>> Purbaya Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari China

Dengan layanan resmi Kemensos, cek bansos PKH menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.