Xiaomi resmi mengumumkan perangkat network-attached storage (NAS) pertamanya yang diberi nama Xiaomi Smart Storage di China.

Produk ini sudah dirumorkan selama setahun terakhir dan secara alami masuk ke dalam ekosistem perangkat elektronik rumah tangga Xiaomi yang terus berkembang.

in1

>>> Beli Emas Semudah Belanja Online, Tapi Tetap Tahan Inflasi?

Alih-alih meluncurkan secara ritel penuh, Xiaomi memilih jalur crowdfunding untuk produk ini.

Kampanye crowdfunding dijadwalkan berlangsung dari 1 Juli hingga 8 Juli, dan produk hanya akan diproduksi jika target pendanaan tercapai.

Tiga Varian Penyimpanan

Xiaomi belum mengungkap spesifikasi teknis lengkap, tetapi telah mengonfirmasi bahwa Smart Storage akan tersedia dalam tiga konfigurasi dengan desain dual-bay.

Varian Beginner menawarkan penyimpanan 4TB (2TB x 2) dengan harga crowdfunding ¥2.299 (sekitar $338) dan harga eceran ¥3.499 (sekitar $514).

Varian Advanced hadir dengan kapasitas 8TB (4TB x 2) seharga ¥2.899 (sekitar $426) saat crowdfunding, dengan harga eceran ¥4.499 (sekitar $661).

>>> Pajak E-commerce Mulai Diterapkan Juli 2026, Seller dengan Omzet di Atas Rp500 Juta Kena PPh 0,5%

Varian Professional, sebagai yang tertinggi, menyediakan 16TB (8TB x 2) dengan harga crowdfunding ¥4.699 (sekitar $690) dan harga eceran ¥6.999 (sekitar $1.028).

Konfigurasi dual-bay di semua varian menunjukkan perangkat ini dapat digunakan oleh pengguna rumahan untuk penyimpanan media lokal maupun perkantoran kecil yang membutuhkan solusi cadangan mandiri.

Diskon crowdfunding membuat Xiaomi Smart Storage menjadi tawaran menarik bagi pendukung awal.

Spesifikasi lengkap, fitur perangkat lunak, dan detail konektivitas diperkirakan akan diumumkan menjelang tanggal peluncuran kampanye.

>>> Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Gratis di TMII, Saksikan Langsung

Xiaomi belum mengonfirmasi apakah akan ada perilisan internasional untuk perangkat ini.