Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima gelar Profesor Kehormatan (Honorary Professor) Bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China.

Penghargaan itu diberikan di sela kunjungan kerjanya ke Negeri Tirai Bambu pekan lalu.

in1

>>> Pilot AS 'Melongo' Lihat Formasi Serangan Drone Iran Mirip Ubur-ubur

Gelar tersebut diserahkan langsung oleh Presiden sekaligus Rektor Universitas Nankai Prof Chen Yulu.

Dalam keputusan resmi universitas, penghargaan itu merupakan pengakuan atas kepemimpinan dan kontribusi Purbaya dalam pengelolaan keuangan publik, pembangunan ekonomi, serta penguatan stabilitas sektor keuangan di Asia Tenggara.

"Keputusan ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan Anda yang luar biasa, kontribusi yang menonjol dalam bidang keuangan publik internasional, serta komitmen yang teguh terhadap pembangunan ekonomi dan stabilitas sektor keuangan di kawasan Asia Tenggara," ujar Chen Yulu dalam keterangannya melalui Surel Prof Xinming Li, Selasa (23/6).

Purbaya mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kontribusi pribadi, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan China di bidang ekonomi, keuangan, dan pendidikan.

"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia dan insan pengelola keuangan negara yang terus bekerja menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Saya meyakini bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan para pembuat kebijakan menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks," ujar Purbaya dalam keterangan resminya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat memperkuat kerja sama akademik kedua negara sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan riset, pendidikan, dan kebijakan ekonomi yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.

Amankan Pendanaan US$17 Miliar dari AIIB

Dalam kunjungan yang sama, Purbaya juga berhasil mengamankan komitmen pendanaan sekitar US$17 miliar atau setara Rp301,4 triliun dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).