Supergirl, film kedua dalam DC Universe (DCU), resmi tayang di bioskop Indonesia pada 24 Juni 2026.

Film ini dibintangi Milly Alcock sebagai Kara Zor-El, sepupu Superman yang memiliki latar belakang kelam.

in1

>>> Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda ke 1 Juli, JPU Tak Hadir

Berbeda dengan Superman yang dibesarkan di Bumi, Kara tumbuh di reruntuhan Krypton dan menyaksikan semua orang yang ia kenal tewas.

Trauma itu membuatnya lebih gelap, gegabah, dan sinis.

Untuk mengatasi luka batin, Kara sering bepergian ke planet-planet dengan matahari merah, tempat ia kehilangan kekuatannya, hanya untuk minum dan berpesta.

Perjalanan Balas Dendam

Pada ulang tahunnya yang ke-23, seorang musuh kejam menyerang di dekat rumahnya. Setelah serangan itu, Kara yang marah memutuskan mengejar pembunuh antargalaksi bernama Krem (Matthias Schoenaerts).

Perjalanan itu juga didorong oleh Krypto, anjing supernya, yang sekarat akibat diracun oleh Krem.

>>> Tio Pakusadewo Sebut Hidupnya Kini di Tikungan Terakhir

Di sepanjang perjalanan, Kara bekerja sama dengan Ruthye (Eve Ridley), seorang gadis alien muda yang juga ingin membalas dendam atas kematian ayahnya.

Mereka kemudian bertemu Lobo (Jason Momoa), antihero abadi yang kacau.

Trio tak terduga ini menghadapi bajak laut luar angkasa, pemburu hadiah kosmik, dan ancaman planet gelap. Kara harus menavigasi garis tipis antara balas dendam dan keadilan.

Film ini disutradarai Craig Gillespie (Cruella) berdasarkan naskah Ana Nogueira, yang juga menulis skenario reboot Wonder Woman. Supergirl diadaptasi dari komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King.

Selain Milly Alcock dan Jason Momoa, film ini juga menampilkan David Corenswet sebagai Superman dan Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor.

>>> Tio Pakusadewo Masih Pakai Kursi Roda Usai Pemasangan Ring Jantung

Penampilan Corenswet memperkuat 'Super Streak'-nya di DCU.