Mencari informasi dari internet boleh, tetapi jangan mendiagnosis sendiri kondisi anak hanya berdasarkan bacaan atau pengalaman orang lain.

Ray mengingatkan, informasi di internet belum tentu sesuai dengan kondisi setiap anak.

in1

Informasi tersebut sebaiknya dipakai sebagai pengetahuan awal, bukan dasar untuk mengganti makanan atau memberikan penanganan tanpa konsultasi.

Keempat, jangan coba-coba makanan tanpa arahan dokter. Orang tua perlu memastikan sumber alergen melalui pemeriksaan dokter, bukan sekadar trial and error.

"Kalau sudah memastikan sumber alergennya apa, itu berdasarkan dokter atau hasil screening, jangan trial and error lagi," kata Ray.

Kebiasaan mencoba berbagai makanan secara sembarangan dapat memperpanjang proses toleransi makanan dan meningkatkan risiko gangguan tumbuh.

Kelima, segera konsultasi ke dokter.

Langkah paling aman adalah berkonsultasi, terutama jika gejala muncul berulang atau orang tua mencurigai anak alergi susu sapi.

Dokter dapat membantu memastikan apakah keluhan anak berkaitan dengan alergi, menilai tingkat keparahan, serta menentukan kebutuhan nutrisi yang sesuai.

Alergi susu sapi pada anak memang bisa membuat orang tua khawatir.

>>> Mesir Sempat Ditolak Terbang Langsung ke Seattle, FIFA Beri Kompensasi

Pertolongan pertama yang tepat bukan dengan panik atau mencoba-coba sendiri, melainkan tetap tenang, mengenali gejala, mencatat pola keluhan, menghindari keputusan sepihak, dan segera berkonsultasi ke dokter.