Penangkapan Taufik Hidayat oleh Polda Jawa Barat dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Kabupaten Bandung memunculkan perhatian luas dari masyarakat. Selain kasus yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun, sikap tersangka saat diamankan aparat turut menjadi bahan perbincangan publik.

Dalam proses penangkapan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Taufik terlihat tenang ketika digiring petugas. Ekspresi tersebut menuai berbagai reaksi, terutama karena kondisi korban yang kini mengalami dampak fisik serius.

Pelarian Berakhir di Majalaya

in1

Kepolisian mengungkap bahwa tersangka sempat meninggalkan Jawa Barat dan berpindah ke wilayah Tangerang selama masa pelarian.

Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menjelaskan bahwa tersangka kemudian memutuskan kembali ke Jawa Barat setelah merasa tidak nyaman berada di lokasi persembunyiannya.

Setelah kembali, Taufik diketahui menuju kediaman kerabat di kawasan Majalaya. Tim kepolisian yang melakukan pencarian terus memantau berbagai petunjuk hingga akhirnya menemukan keberadaan tersangka.

>>> Bobby Nasution Akan Tertibkan Pungli di Wisata Sumut Secara Menyeluruh

Transaksi Digital Jadi Petunjuk Polisi

Proses pelacakan memperoleh titik terang setelah aparat menemukan aktivitas transaksi digital yang dilakukan tersangka pada hari penangkapan.

Petunjuk tersebut membantu tim di lapangan mempersempit area pencarian hingga akhirnya berhasil menemukan dan menangkap Taufik pada sore hingga malam hari.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan tersangka bergerak sendiri selama pelarian dan tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain yang membantu persembunyiannya.

Pengakuan Tersangka Saat Pemeriksaan

Dalam pemeriksaan awal, Taufik disebut mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya. Ia juga menyampaikan penyesalan atas tindakan tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, tersangka menyatakan sebagian tindakannya terjadi ketika dirinya berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.