Nintendo Konfirmasi Kenaikan Harga Switch Online di Jepang Mulai Juli 2026
Nintendo secara resmi mengumumkan kenaikan harga untuk layanan berlangganan Nintendo Switch Online di Jepang.
Perubahan ini akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan merupakan revisi harga pertama sejak layanan diluncurkan pada 2017.
>>> Sega Ubah Strategi Pemasaran, Andalkan Influencer Setelah Penjualan Sonic dan Shinobi Mengecewakan
Pengumuman tersebut dimuat di halaman dukungan resmi Nintendo. Kenaikan harga mencakup semua tingkatan langganan, termasuk paket standar dan Expansion Pack.
Rincian Harga Baru Nintendo Switch Online di Jepang
Untuk paket individu standar, harga bulanan naik dari ¥306 menjadi ¥400.
Paket tiga bulan meningkat dari ¥815 menjadi ¥1.000, sementara paket tahunan naik dari ¥2.400 menjadi ¥3.000.
Paket keluarga 12 bulan juga terkena dampak, dengan harga naik dari ¥4.500 menjadi ¥5.800.
Sementara itu, tingkatan premium Nintendo Switch Online + Expansion Pack kini dibanderol ¥5.900 per tahun untuk individu, naik dari ¥4.900.
Paket keluarga untuk tingkatan ini naik dari ¥8.900 menjadi ¥9.900.
Nintendo menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna melalui pernyataan resmi.
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua yang menggunakan Nintendo Switch Online, namun kami memohon pengertian Anda,” tulis Nintendo dalam pengumumannya.
Harga-harga tersebut sudah termasuk pajak dan akan berlaku untuk semua pembelian baru serta perpanjangan otomatis yang diproses setelah tanggal implementasi.
Bagi pengguna yang sudah berlangganan, perubahan harga akan diterapkan secara otomatis jika tanggal tagihan berikutnya jatuh setelah 1 Juli 2026.
Nintendo menyarankan pengguna untuk memeriksa jadwal perpanjangan melalui halaman akun Nintendo mereka.
>>> Sinopsis Jumanji: The Next Level, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
Perusahaan juga mencatat bahwa penagihan untuk perpanjangan otomatis diproses hingga 48 jam sebelum masa berlaku habis. Artinya, beberapa pengguna mungkin masih dikenakan harga lama tergantung waktu perpanjangan.
Update Terbaru
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria: RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
Selasa / 23-06-2026, 20:38 WIB
Declan Rice Sesumbar: Inggris Bisa Kalahkan Siapa Pun di Piala Dunia 2026
Selasa / 23-06-2026, 20:38 WIB
Shin Ye Eun Perkenalkan Konsep AI Home LG untuk Gaya Hidup K-Wellness
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Galaxy S25 Ultra Diskon Besar di Amazon Prime Day 2026 India
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Rahasia Otak yang Tetap Tajam Meski Terkena Alzheimer
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Bisakah Tanaman Benar-benar Mendengar Hujan? Ilmuwan Temukan Hubungan Menakjubkan
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Sinopsis See You at Work Tomorrow: Cinta Bos Dingin ala Seo In-guk dan Park Ji-hyun
Selasa / 23-06-2026, 20:28 WIB
Whirlpool 360° Bloomwash Pro 11kg Mesin Cuci Top Load dengan Pemanas Diluncurkan di India
Selasa / 23-06-2026, 20:25 WIB
BenQ Luncurkan Monitor 32 Inci 120Hz untuk Pengguna Mac di India
Selasa / 23-06-2026, 20:25 WIB
China Kembangkan Sel Bahan Bakar Batubara Tanpa Emisi, CO2 Terperangkap
Selasa / 23-06-2026, 20:24 WIB
Nippon Paint Ciptakan Cat Mobil Ultra-Hitam 99,9% Saingi Vantablack
Selasa / 23-06-2026, 20:21 WIB
Isi Surat Rahasia Mojtaba Khamenei yang Bocor dan Ungkap Iran Terpecah
Selasa / 23-06-2026, 20:21 WIB
Prabowo Ungkap Laporan Ekspor Palsu Sebabkan RI Tekor Rp16.220 Triliun
Selasa / 23-06-2026, 20:21 WIB
Mendagri: Penghargaan Pemda Jadi Pemacu Kinerja Daerah
Selasa / 23-06-2026, 20:21 WIB






