Said mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kemnaker untuk melakukan analisis dan memberikan masukan.

"Mitigasi yang saya lakukan adalah berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Saya tidak bisa mengambil eksekusi, tetapi melakukan analisis dan memberikan saran," kata Said.

in1

Selain pemerintah, Said juga menjalin komunikasi dengan kalangan pengusaha untuk mencari solusi atas potensi PHK yang muncul di berbagai daerah.

Sejumlah wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Jakarta disebut memiliki potensi PHK yang perlu diantisipasi sejak dini.

Di Mojokerto, sekitar 2.500 pekerja di PT Pakerin disebut terancam PHK. Sementara di Bandung sekitar 4.000 pekerja di PT Fengtai juga menghadapi risiko serupa.

Di Jawa Timur, khususnya Pasuruan dan Mojokerto, terdapat industri komponen otomotif yang juga berada dalam tekanan dan mempekerjakan ribuan pekerja.

Said menjelaskan bahwa sebagian perusahaan mulai terdampak perubahan rantai pasok global yang membuat sebagian investor mempertimbangkan relokasi.

"Informasi awal menunjukkan situasi perang yang berkepanjangan membuat prinsipal dari Jepang berencana memindahkan investasinya ke negara lain dan lebih berfokus pada pengembangan mobil listrik di Vietnam," ujar dia.

>>> Paramount Petals Padukan Infrastruktur dan Aktivasi Komunitas di Kawasan Mandiri

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh langkah mitigasi akan terus diperkuat. Tujuannya agar potensi PHK dapat ditekan dan stabilitas tenaga kerja tetap terjaga di tengah tekanan global.